Breaking News
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
KemenKopUKM Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Tanah Papua

Jayapura(MegapolitanPos.com): Kementerian Koperasi dan UKM RI menggandeng Dinas Perindakop UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua dan Papua Muda Inspiratif menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan bagi pengusaha mikro di Kota Jayapura. Kadis Perindakop, UKM, dan tenaga kerja Provinsi papua,Omah Laduani menjelaskan para pelaku UKM harus terlihat nyata dilapangan, tidak hanya serta merta mengikuti pelatihan saja dan harus mampu bersaing hingga kancah nasional. "Lebih pentingnya lagi produk-produk mereka ini harus mempunyai wadah untuk dipasarkan, kita selaku pemerintah daerah akan turut serta mendorong untuk produk unggulan khususnya dari Papua," ungkapnya. Ia pun mengapresiasi masyarakat Papua terutama generasi Muda yang berjiwa pengusaha dan bergerak dalam UMKM mencangkup seluruh bidang, kuliner, textile, handcraft, herbal, dan lainnya. Kordinator Papua Muda Inspiratif Elia Muda Rawar menjelaskan Pelatihan ini bertujuan Memberikan peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap usaha Mikro dalam memanajemen Keuangan Usahanya. " Terpilih 30 pelaku Usaha dari kota Jayapura untuk mengikuti pelatihan , tentunya setelah mengikuti seleksi yang dilakukan," jelasnya. Sementara itu Sekretaris Deputi bidang usaha mikro KemenKopUKM Aufrida Herni Novieta menjelaskan melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha dapat membangun jejaring dan pengelolaan keuangan usaha yang tepat hingga dapat menjadi tiang yang kokoh dalam bidang kewirausahaan. "Kami optimis, dengan adanya dukungan dari pemerintah para Pelaku UMKM ini bisa maju, kita memberikan kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar dan digitalisasi, kemitraan, serta pendataan," ungkapnya. KemenKopUKM pun mencatat sejak Tahun 2020 hingga 2021 terdata sebanyak 2.082 unit koperasi dan 32.694 yang menjadi basis tumbuhnya wirausaha di Papua. (ASl/Red/MP).


.jpg)













