Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
KemenKopUKM Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Tanah Papua

Jayapura(MegapolitanPos.com): Kementerian Koperasi dan UKM RI menggandeng Dinas Perindakop UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua dan Papua Muda Inspiratif menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan bagi pengusaha mikro di Kota Jayapura. Kadis Perindakop, UKM, dan tenaga kerja Provinsi papua,Omah Laduani menjelaskan para pelaku UKM harus terlihat nyata dilapangan, tidak hanya serta merta mengikuti pelatihan saja dan harus mampu bersaing hingga kancah nasional. "Lebih pentingnya lagi produk-produk mereka ini harus mempunyai wadah untuk dipasarkan, kita selaku pemerintah daerah akan turut serta mendorong untuk produk unggulan khususnya dari Papua," ungkapnya. Ia pun mengapresiasi masyarakat Papua terutama generasi Muda yang berjiwa pengusaha dan bergerak dalam UMKM mencangkup seluruh bidang, kuliner, textile, handcraft, herbal, dan lainnya. Kordinator Papua Muda Inspiratif Elia Muda Rawar menjelaskan Pelatihan ini bertujuan Memberikan peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap usaha Mikro dalam memanajemen Keuangan Usahanya. " Terpilih 30 pelaku Usaha dari kota Jayapura untuk mengikuti pelatihan , tentunya setelah mengikuti seleksi yang dilakukan," jelasnya. Sementara itu Sekretaris Deputi bidang usaha mikro KemenKopUKM Aufrida Herni Novieta menjelaskan melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha dapat membangun jejaring dan pengelolaan keuangan usaha yang tepat hingga dapat menjadi tiang yang kokoh dalam bidang kewirausahaan. "Kami optimis, dengan adanya dukungan dari pemerintah para Pelaku UMKM ini bisa maju, kita memberikan kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar dan digitalisasi, kemitraan, serta pendataan," ungkapnya. KemenKopUKM pun mencatat sejak Tahun 2020 hingga 2021 terdata sebanyak 2.082 unit koperasi dan 32.694 yang menjadi basis tumbuhnya wirausaha di Papua. (ASl/Red/MP).


.jpg)














