- Ketua DPRD Mery Rukaini Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat di Musrenbang
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang
- Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK
- DPRD Barito Utara dan Kemenkum Kalteng Sepakati Sinergi Pembentukan Produk Hukum
- DPRD Barito Utara Teken MoU dengan Kemenkum Kalteng, Perkuat Kualitas Produk Hukum
- H. Nurul Anwar Dorong Percepatan Infrastruktur untuk Keselamatan Warga Pendreh
- Parmana Setiawan Tekankan Penanganan Mendesak Longsor di Desa Pendreh
- Rosy Wahyuni Siap Kawal Aspirasi Warga Pendreh Terkait Longsor dan Jalan
KemenKopUKM dan KONI Sepakat Dukung Pengembangan UMKM Bidang Olahraga

Jakarta,MegapolitanPos.com: Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menjalin kerja sama dan berkomitmen dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat guna mengembangkan UMKM bidang olahraga di tanah air.
Kolaborasi antara KemenKopUKM dengan KONI Pusat disepakati dalam bentuk Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang meliputi tiga hal pokok. Yaitu, pengembangan industri olahraga berbasis teknologi melalui pembentukan inkubator bisnis bidang olahraga, penumbuhan start up olahraga, serta penyusunan disain cetak biru (blue print) peralatan olahraga.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, pihaknya siap untuk membina/meningkatkan kapasitas dan kompetensi para atlet yang ingin menjadi pelaku usaha secara profesional.
Baca Lainnya :
- WFH Dipertanyakan, DPR Angkat Suara : Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
“Saya percaya kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan KONI Pusat ini sangat strategis, melalui peran aktif koperasi dan UMKM dalam memperkuat ekosistem olahraga di Indonesia,” ucap Teten dalam sambutannya di acara Penandatanganan MoU KemenKopUKM dengan KONI terkait Pengembangan Produk UKM dalam mendukung Olahraga Nasional Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (13/92022).
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman, Sekretaris KemenKopUKM Arif Rahman Hakim, Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman, dan ratusan anggota KONI dari berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Teten menyampaikan, olahraga mampu membentuk daya saing suatu bangsa di samping kemajuan/prestasi olahraga menunjukkan kemajuan bangsa, sebagai contoh Amerika, Jerman, China, dan Jepang. Hal ini disebabkan kemajuan olahraga juga didukung oleh industri olahraga yang kuat di dalam negeri.
Tercatat, saat ini startup bidang olahraga, kebugaran, dan _wellness product_ tumbuh dengan pesat setelah pandemi. Industri olahraga sendiri terdiri dari tiga kelompok mencakup sport performance terdiri dari sekolah olahraga, pusat kebugaran, camp olahraga, olahraga professional, dan olahraga alam.
Kemudian sport production/peralatan olahraga seperti peralatan fitness, raket, sepatu, bola, pakaian, dan otomotif sport. Kemudian sport promotion, yaitu barang dagangan berupa pakaian, sepatu, topi dan pernak-pernik yang berlogo tim, negara, atau nama atlet.
“Saya berharap, para startup brand olahraga, UMKM dan koperasi mengambil peluang pada setiap event olahraga. Khususnya dalam penyediaan alat-alat olahraga maupun penunjang kebutuhan olahraga lainnya,” kata Teten.
Dengan pengembangan UMKM di bidang olahraga ini kata MenKopUKM, maka akan turut membantu terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional yang pada 2045, Indonesia diyakini bisa menjadi negara ke-4 dengan pertumbuhan ekonomi yang tertinggi setelah Amerika Serikat, China, dan India.
“Kita harus menjadi ‘leading’ di bidang ekonomi, termasuk di industri olahraga. Segera kita tindak lanjuti kerja sama ini melalui pembinaan maupun dari sisi pembiayaan. Saya juga sudah minta Pak Deputi Bidang UKM Hanung agar membuat event terkait UMKM olahraga, jadi semua anggota KONI harus pakai produk dalam negeri,” ucapnya.
Tak hanya itu, Menteri Teten juga mengajak KONI bersama-sama memberdayakan mantan-mantan atlet Tanah Air untuk diinkubasi sehingga bisa mengembangkan bisnis alat olahraga yang bisa dikerjasamakan. “Kami sudah punya ekosistem pembiayaan di mana target 30 persen kredit perbankan untuk UMKM, nanti akan dibantu,” katanya.
MenKopUKM menegaskan, pertumbuhan ekonomi selanjutnya menghadapi tantangan akibat tekanan inflasi global. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi maka konsumsi rumah tangga khususnya kelompok penghasilan menengah harus ditingkatkan, di antaranya dapat dilakukan dengan menggiatkan kegiatan olahraga dan belanja olahraga.
Senada disampaikan Ketua KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman yang turut mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja sama yang dilakukan dengan KemenKopUKM. Hal ini kata Marciano, akan menjadi komitmen dari KONI Pusat yang terdiri dari 34 KONI Provinsi dan 70 cabang olahraga untuk bertekad menggunakan produk dalam negeri.
“Saya juga mohon dukungannya kepada KemenKopUKM agar diberi ruang untuk mendorong para penggiat industri olahraga di Indonesia agar kita bisa maju bersama,” ucapnya.(ASl/Red/MP).

















