- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
Kelurahan Kalibata Sumbangkan 17 Kasus DBD di Jakarta.Selatan

Keterangan Gambar : Ilham Taufik Warga Kalibata Saat ini Masih di Rawat di RSUD Budi Asih
MEGAPOLITANPOS.COM: Demam Berdarah Dengue (DBD) melanda warga di Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan, khususnya di wilayah RW 08 dan RW 05.
Saat wartawan megapolitanpos.com konfirmasi melalui WhatsApp, Lurah Kalibata membenarkan wilayahnya dilanda Demam Berdarah.
" Saya belum dapat info terbaru, nanti dikoordinasi dulu ke Puskesmas Kecamatan Pancoran". ungkap Herman
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
" Kalo sebelum Idul Fitri itu wilayah RW 0 5 dan RW 08 kasusnya". tambahnya
Ketua RW 08, Marzuki Ali saat di tanya, mengatakan ada 11 kasus Demam Berdarah diwilayahnya
Ketua RW 05, Ustad Lutfi mengakui di wilayahnya ada 6 Kasus Demam Berdarah.
" Sampai 15 Ramadhan kemarin ada 6 kasus, terdiri dari 4 kasus berdomisili di RW 05 dan 2 kasus domisili diluar RW 05" kata Ketua RW 05.
Dari pihak Lurah juga telah menghimbau dan mengingatkan warga untuk waspada dan selalu memberantas sarang nyamuk, namun kasus DBD masih tetap ada, sehingga menyumbang angka 17 Kasus DBD di Jaksel.
















