- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Kejari Geledah Dinas PUPR Siapa Saja Bakal Terseret Alur Dugaan Korupsi Sabo Dam Kali Bentak Panggungrejo

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Didinyalir jadi ajang bacaan pembangunan Sabo Dam Kali Bentak desa Panggungrejo Kecamatan Panggungrejo, Kejaksaan Negeri Blitar Rabu Sore (05/02/25) geledah kantor Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dokumen perjanjian kontrak dengan pihak pelaksana yakni CV Cipta Graha Pratama dengan nilai kontrak mencapai Rp. 4.921.123.300,-.dari Dana Alokasi Kusus (DAU) 2023.
Penggeledahan yang dilakukan sekitar pukul 16.12 WIB itu berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pada proyek pembangunan Sabo Dam Kali Bentak tahun 2023.
Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Blitar, Dyan Kurniawan kepada wartawan mengatakan," saat ini tindakan penggeledahan ini merupakan salah satu dari upaya penyidikan.
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
"Untuk lain-lain masih tahap pemeriksaan dan untuk update nya akan di infokan selanjutnya, operasi ini, tim penyidik menyita sejumlah dokumen penting dari salah satu ruangan di kantor PUPR. Dokumen yang diamankan diduga berkaitan dengan proyek Sabo Dam Kali Bentak,"ungkapnya.
Tim Satuan Khusus Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar sore itu terus dikembangkan kepada kontraktor pelaksana proyek, dan hasilnya masih dalam belum bisa disampaikan ke publik termasuk jumlah kerugian negara yang ditimbulkan.
Untuk diketahui bahwa pembangunan Sabo Dam Kali Bentak saat itu diresmikan oleh Bupati, Rabu, 13 Desember 2023
Mak Rini mengatakan sebelumnya, Sabo Dam Kali Bentak mengalami rusak parah akibat banjir tahun 2022. Mak Rini meminta Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan sehingga dapat diresmikan.
Rini saat itu menyebutkan selain untuk akses jalan, jembatan juga berfungsi sebagai penampung air untuk irigasi pertanian. Mak Rini berharap atas peresmian Sabo Dam dapat memperlancar perekonomian masyarakat Desa Panggungrejo, memberikan irigasi air untuk 20 hektare lahan pertanian. Sehingga harapannya, komoditas pertanian bisa ikut meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya.
Sumber dari Dinas PUPR Kabupaten Blitar menyebutkan kalau pekerjaan proyek Sabo Dam Kali Bentak masuk ranah bidang SDA, hanya saja sumber orang dalam tidak bisa menyebutkan besaran kontrak dengan pihak ke tiga.
"Ya saya kaget begitu ada informasi penggeledahan timsus kejaksaan Negeri Blitar ke Dinas PUPR katanya mencari dokumen sabo dam Kali Bentak, dalam hal ini kami sudah berusaha transparan, tapi entah bila bidang lain," ungkapnya.

Dalam pengungkapan dugaan korupsi Dinas PUPR sempat menuai tanggapan di masyarakat, menanggapi penggeledahan oleh Kejaksaan kemarin masyarakat mendukung kinerja APH memberantas korupsi,diungkapkan Arifin (56) pengamat sosial dan pembangunan, sisi lain masyakat juga menyorot kinerja salah satu bidang yang kini tengah didalami kasusnya oleh Kejari.
"Suara umum santer kalau salah satu bidang ini suka bermain main api, ya kalau sekarang ini digeledah Kejaksaan ya itu buah dari hasil menanam, semoga Pak Kajari dan tim bisa mengungkap dengan gamblang siapa siapa saja yang terlibat," harap warga masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar masih sedang mendalami dugaan korupsi Mega proyek dj Kabupaten Blitar apakah nanti banyak pihak yang diperiksa dimintai keterangan, tentu tidak menutup kemungkinan temuan ini Kejaksaan akan lebih jeli dalam menangani perkara ini, bisa jadi tak hanya kepala Dinas PUPR Diky Cubandono dan pejabat level diatasnya tak luput jadi sasaran pemeriksaan APH. (za/mp)















