- PRSI Perluas Edukasi Robotika melalui Kunjungan ke SDN 01 Menteng
- Dekranasda Barito Utara Perkuat Pembinaan IKM Lewat Perlindungan Hak Cipta Batik
- BPK RI Lakukan Pemeriksaan Terinci, Pemkab Barito Utara Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Keuangan
- Pemkab Barito Utara Sambut Pemeriksaan Terinci BPK RI atas Laporan Keuangan
- Semarak Hari Jadi ke-186 Majalengka, Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai di Jatitujuh
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Menaker: Integritas dan Profesionalisme Kunci Layanan Publik Berkualitas
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
- Tampilkan Tokoh Wayang Bima dan Gatut Kaca Satlantas Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 .
Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir

Keterangan Gambar : Banjir di Kabupaten Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka dalam kurun waktu hingga Sabtu 24 Januari 2026 mencatat ada 26 titik lokasi terjadinya peristiwa alam, bencana tanah longsor, banjir dan pohon tumbang yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka dengan segera melakukan penanganan kedaruratan, mengevakuasi warga, terus memantau kondisi wilayah serta mencatat dengan melaksanakan pendataan.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menginstruksikan jajarannya seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk bergerak cepat dalam menangani kondisi darurat.
Baca Lainnya :
- Semarak Hari Jadi ke-186 Majalengka, Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai di Jatitujuh
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
- Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Majalengka Dorong Atap Genting sebagai Kebijakan Ekonomi Rakyat
"Utamakan di wilayah yang terdampak banjir dan longsor. Juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) untuk segera melakukan pendataan terhadap lahan pertanian, terutama sawah yang terdampak banjir," tegasnya saat di lokasi terjadinya banjir. Sabtu, (24/01/2026)
Lanjut bupati, keselamatan warga menjadi prioritas utama, sedangkan untuk Dinas Ketahanan pangan agar segera melakukan pendataan terhadap sawah dan lahan pertanian yang terdampak banjir.

"Hal itu, sebagai dasar penanganan dan langkah lanjutan ke depan," terangnya.
Bupati menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi yang berada di titik lokasi rawan bencana juga yang saat ini terdampak untuk tetap selalu waspada terhadap potensi susulan yang bisa saja terjadi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim menambahkan dengan memastikan hingga dengan saat ini tidak ada korban jiwa.
"Hanya ada rumah warga yang mengalami kerusakan dan beberapa akses jalan tertutup material longsor, jajaran tim yang dikerahkan masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan," ujarnya.
Hasil dari data area pertanian yang tercatat, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menyebutkan bahwa sawah yang terdampak banjir berada di beberapa kecamatan.
"Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Sumberjaya, Dawuan, Kasokandel, Cikijing, dan Cingambul, dengan luasan mencapai ratusan hektar," sebutnya.
Ditempat itu, Camat Ligung, Abdul Goni, menambahkan bahwa ada satu desa yang mengalami banjir dikarenakan jebolnya sungai cimanuk di Desa Wanasalam.
"Akibat kejadian tersebut, sekitar 200 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa," pungkasnya. ** (Agit)










.jpg)





