- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir

Keterangan Gambar : Banjir di Kabupaten Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka dalam kurun waktu hingga Sabtu 24 Januari 2026 mencatat ada 26 titik lokasi terjadinya peristiwa alam, bencana tanah longsor, banjir dan pohon tumbang yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka dengan segera melakukan penanganan kedaruratan, mengevakuasi warga, terus memantau kondisi wilayah serta mencatat dengan melaksanakan pendataan.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menginstruksikan jajarannya seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk bergerak cepat dalam menangani kondisi darurat.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
"Utamakan di wilayah yang terdampak banjir dan longsor. Juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) untuk segera melakukan pendataan terhadap lahan pertanian, terutama sawah yang terdampak banjir," tegasnya saat di lokasi terjadinya banjir. Sabtu, (24/01/2026)
Lanjut bupati, keselamatan warga menjadi prioritas utama, sedangkan untuk Dinas Ketahanan pangan agar segera melakukan pendataan terhadap sawah dan lahan pertanian yang terdampak banjir.

"Hal itu, sebagai dasar penanganan dan langkah lanjutan ke depan," terangnya.
Bupati menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi yang berada di titik lokasi rawan bencana juga yang saat ini terdampak untuk tetap selalu waspada terhadap potensi susulan yang bisa saja terjadi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim menambahkan dengan memastikan hingga dengan saat ini tidak ada korban jiwa.
"Hanya ada rumah warga yang mengalami kerusakan dan beberapa akses jalan tertutup material longsor, jajaran tim yang dikerahkan masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan," ujarnya.
Hasil dari data area pertanian yang tercatat, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menyebutkan bahwa sawah yang terdampak banjir berada di beberapa kecamatan.
"Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Sumberjaya, Dawuan, Kasokandel, Cikijing, dan Cingambul, dengan luasan mencapai ratusan hektar," sebutnya.
Ditempat itu, Camat Ligung, Abdul Goni, menambahkan bahwa ada satu desa yang mengalami banjir dikarenakan jebolnya sungai cimanuk di Desa Wanasalam.
"Akibat kejadian tersebut, sekitar 200 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa," pungkasnya. ** (Agit)

















