- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
Jaga Ketahanan Pangan di Kota Metropolitan, Dr. Nurdin Minta Maksimalkan Lahan Kosong

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan demi terwujudkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada.
Seperti lahan kosong di kelurahan Cikokol, milik salah satu pengembang di kota Tangerang yang dimanfaatkan menjadi lahan tanaman produktif berupa jagung. Di lahan seluas 4,5 hektar tersebut bisa menghasilkan 2 (dua) sampai 3 (tiga) ton perhektar.
Penjabat (pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin menyampaikan bahwa, ditengah keterbatasan lahan yang ada, pemkot Tangerang terus memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan ketahanan pangan. Seperti melalui pemanfaatan lahan kosong, program urban farming dan juga vertical garden.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
"Kota Tangerang ini, terbatas produksi pangannya terutama pertanian, namun kita tidak berhenti di situ. Kita mencoba memaksimalkan potensi yang sudah tersisa," jelas Alumni UI saat menyampaikan sambutannya pada program Penanaman Jagung Ketan di Lahan Tidur Kelurahan Cikokol, Selasa (21/05).
Dr. Nurdin menjelaskan bahwa ditengah keterbatasan, kota Tangerang harus bisa memaksimalkan keberadaan lahan kosong tersebut. "Lahan kosong yang ada ini barang antik, karena sedikit, terbatas orang yang pingin banyak.Oleh karenanya harus dimaksilkan," ujarnya.
Untuk itu, lanjut mantan Pj Bupati Aceh Jaya, pemkot akan terus berupaya melibatkan semua pihak agar bisa memaksimalkan lahan tidur untuk mendukung program ketahanan pangan.
"Nanti akan komunikasikan ke semua pihak yang punya lahan tidur untuk ikut program ketahanan pangan," tukasnya.
Sebagai informasi, sampai saat ini sudah ada 161 hektar lahan yang dimanfaatkan oleh pemkot Tangerang untuk program Ketahanan Pangan. Lahan- lahan tersebut tersebar di 4 (empat) kecamatan yaitu Neglasari, Pinang, Benda, dan Tangerang.
Dalam acara tersebut Dr. Nurdin juga berkesempatan untuk menanam benih jagung ketan bersama dengan Komandan Kodim 0506 Tangerang, Kolonel Endik Hendra Sandri, yang kemudian juga secara bersama-sama melakukan panen jagung di lahan terpisah.
Endik yang baru mendapatkan kenaikan pangkat menyampaikan harapannya agar ke depan Tangerang bisa menjadi sentra penghasil jagung ketan di wilayah Jabodetabek.
"Upaya pangan termasuk ibadah, karena menyiapkan pangan dan pakan untuk generasi yang selanjutnya adalah kewajiban," tuturnya.
"Bisa menjadi penghasil jagung kentan terbaik. Ingat Tangerang, ingat Jagung Ketan," imbuhnya. ** (Jhn)


.jpg)

.jpg)




.jpg)

.jpg)




