- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
Jaga Ketahanan Pangan di Kota Metropolitan, Dr. Nurdin Minta Maksimalkan Lahan Kosong

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan demi terwujudkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada.
Seperti lahan kosong di kelurahan Cikokol, milik salah satu pengembang di kota Tangerang yang dimanfaatkan menjadi lahan tanaman produktif berupa jagung. Di lahan seluas 4,5 hektar tersebut bisa menghasilkan 2 (dua) sampai 3 (tiga) ton perhektar.
Penjabat (pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin menyampaikan bahwa, ditengah keterbatasan lahan yang ada, pemkot Tangerang terus memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan ketahanan pangan. Seperti melalui pemanfaatan lahan kosong, program urban farming dan juga vertical garden.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
"Kota Tangerang ini, terbatas produksi pangannya terutama pertanian, namun kita tidak berhenti di situ. Kita mencoba memaksimalkan potensi yang sudah tersisa," jelas Alumni UI saat menyampaikan sambutannya pada program Penanaman Jagung Ketan di Lahan Tidur Kelurahan Cikokol, Selasa (21/05).
Dr. Nurdin menjelaskan bahwa ditengah keterbatasan, kota Tangerang harus bisa memaksimalkan keberadaan lahan kosong tersebut. "Lahan kosong yang ada ini barang antik, karena sedikit, terbatas orang yang pingin banyak.Oleh karenanya harus dimaksilkan," ujarnya.
Untuk itu, lanjut mantan Pj Bupati Aceh Jaya, pemkot akan terus berupaya melibatkan semua pihak agar bisa memaksimalkan lahan tidur untuk mendukung program ketahanan pangan.
"Nanti akan komunikasikan ke semua pihak yang punya lahan tidur untuk ikut program ketahanan pangan," tukasnya.
Sebagai informasi, sampai saat ini sudah ada 161 hektar lahan yang dimanfaatkan oleh pemkot Tangerang untuk program Ketahanan Pangan. Lahan- lahan tersebut tersebar di 4 (empat) kecamatan yaitu Neglasari, Pinang, Benda, dan Tangerang.
Dalam acara tersebut Dr. Nurdin juga berkesempatan untuk menanam benih jagung ketan bersama dengan Komandan Kodim 0506 Tangerang, Kolonel Endik Hendra Sandri, yang kemudian juga secara bersama-sama melakukan panen jagung di lahan terpisah.
Endik yang baru mendapatkan kenaikan pangkat menyampaikan harapannya agar ke depan Tangerang bisa menjadi sentra penghasil jagung ketan di wilayah Jabodetabek.
"Upaya pangan termasuk ibadah, karena menyiapkan pangan dan pakan untuk generasi yang selanjutnya adalah kewajiban," tuturnya.
"Bisa menjadi penghasil jagung kentan terbaik. Ingat Tangerang, ingat Jagung Ketan," imbuhnya. ** (Jhn)










.jpg)

.jpg)




