- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
IDZAN CUP, Dari Turnamen Antar Kampung Ke Turnamen Tingkat Kota
peserta kali ini diikuti lebih dari 200 peserta

Keterangan Gambar : IDZAN CUP
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Sebuah turnamen olahraga digelar di Jakarta Selatan, bertempat Triboon, Minggu (4/5). Turnamen olahraga bertajuk IDZAN Cup ini bertujuan menjadi ajang silaturahmi penggemar dan penggiat olahraga sekaligus ikut merasakan berkompetisi dalam olahraga.
Fildzan Zuliansyah, ketua pelaksana IDZAN Cup dalam keterangan persnya kepada media mengatakan bahwa pelaksanaan IDZAN Cup ini juga untuk memfasilitasi para penggiat olahraga Badminton dan Mini Soccer agar merasakan atmosfir berkompetisi.
"Selama ini turnamen olahraga yang ada pesertanya adalah atlet profesional, sementara untuk penggiat jarang sekali ada turnamen" jelas Idzan biasa dia dipanggil.
Baca Lainnya :
Idzan menjelaskan, sejarah turnamen ini dimulai sejak dia SD, saat itu peserta masih tingkat RT lalu meningkat menjadi antar kampung.
"Tahun ini kami buat yang lebih luas lagi, namun tetap dibatasi dengan syarat peserta turnamen harus yang dia kenal" ucap Idzan.
Ditambahkan oleh Idzan, syarat kepesertaan yang mengharuskan peserta kenal dirinya adalah untuk antisipasi terjadinya konflik ketika turnamen berlangsung, sehingga setiap perselisihan yang terjadi bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Idzan mengungkapkan alasan cabang olahraga Badminton dan Mini Soccer yang ditandingkan karena dua cabang olahraga ini paling banyak penggiatnya, sedangkan untuk hadian IDZAN Cup menyediakan hadiah uang.
Sementara untuk jumlah peserta kali ini diikuti lebih dari 200 peserta dari kedua cabang olahraga tersebut.
"Untuk Badminton diikuti oleh 184 peserta, sedangkan untuk mini soccer diikuti oleh 130 peserta" ungkap Idzan.
Idzan berharap event ini bisa digelar setiap tahun, agar para penggiat olahraga Badminton dan mini Soccer dapat secara reguler berkompetisi.











1.jpg)





