- Aksi Kemanusiaan HUT ke-7 Kogabwilhan II: Sinergi Tanpa Batas TNI, Polri, SAR, dan Mahasiswa di Balikpapan.
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
Idul Fitri 2023, BNI Catat Aktivitas Remitansi Harian Meningkat Pesat

Keterangan Gambar : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mencatat aktivitas remitansi (remittance) harian di pekan pertama April 2023 tumbuh 27,7%
Megapolitanpos.com, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mencatat aktivitas remitansi (remittance) harian di pekan pertama April 2023 tumbuh 27,7% dibanding aktivitas harian remitansi di pekan pertama Maret 2023.
Hal tersebut merupakan dampak positif dari animo masyarakat Indonesia di luar negeri yang membuat incoming remitansi meningkat pesat menjelang Idul Fitri 2023.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, aktivitas remitansi paling besar datang dari koridor negara mitra BNI seperti Malaysia, Saudi Arabia dan Timur Tengah, Taiwan dan Hongkong serta Korea Selatan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
“Kami sangat berharap setelah berakhirnya libur bersama nanti akan terdapat pertumbuhan hingga kisaran 30% dibanding bulan sebelumnya,” ujarnya.
Okki menyebutkan, beberapa faktor pendukung pertumbuhan aktivitas remitansi adalah digitalisasi pada aplikasi front-end partner-partner BNI di negara-negara Asia yang merupakan negara penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
BNI juga memiliki front-end aplikasi di Singapura yang dikenal dengan BNI Mobile Remittance (MoRe).
Sementara itu, di dalam negeri BNI juga melakukan digitalisasi pada front-end baik melalui BNI Direct (cash manajemen untuk korporasi) maupun BNI Mobile Banking (untuk personal) yang menambah pengalaman nasabah dalam melakukan transaksi.
“Kami juga memiliki hubungan yang baik dengan lebih dari 1.400 bank koresponden di seluruh dunia dan lebih dari 100 partner perusahaan remitansi,” ucap Okki.

Di samping itu, BNI didukung oleh enam kantor cabang di Luar Negeri (LN) dan satu anak perusahan di LN yang khusus menangani remitansi PMI. Dari 100 partner perusahaan remitansi tersebut, lebih dari 50% telah sukses menggunakan teknologi Application Programming Interface (API) dengan BNI.
“Pengiriman uang melalui layanan remitansi di BNI saat ini sudah bisa dilakukan lebih mudah, baik dengan datang langsung ke kantor cabang BNI atau melalui aplikasi Mobile Banking Personal,” sebutnya.
Okki melanjutkan, untuk mempermudah layanan aktivitas remitansi BNI, inovasi dan pengembangan yang akan dilakukan antara lain dengan meningkatkan kapasitas BNI Direct & BNI Mobile Banking dengan fitur tracking SWIFT GPI, serta nasabah bisa cek status transfer secara realtime langsung dari gadget.
BNI juga meningkatkan utilisasi penggunaan teknologi API dengan partner perusahaan remitansi existing dan mengupayakan penambahan jumlah partner baru berbasis financial technology (fintech).
BNI pun menerapkan standard ISO 20022 pada seluruh channel remitansi.
“Kami merasa cukup beruntung bahwa sampai akhir tahun FBI remittance ditargetkan bisa tumbuh 10% yoy dan terus membantu BNI untuk mengoptimalkan ceruk-ceruk pertumbuhan pendapatan di luar bunga,” pungkasnya. (ASl/Red/Mp)

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)


1.jpg)
.jpg)




