- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
Hingga Hari Ini, Sebanyak 30 PMI Asal Jawa Barat Dipulangkan Ke Indonesia

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : PMI asal jabar (net)
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat,- Sebanyak 30 orang lebih Pekerja Migran Indonesia asal Jawa Barat telah berhasil dipulangkan ke Tanah Air dari Sudan, untuk diantarkan ke tempatnya masing-masing.
"Dari yang dipulangkan kemarin dari kloter pertama 80 orang itu yang PMI ini hanya 10 orang, kloter kedua dari 90 orang itu ada 15 orang, sisanya 9 orang dan mungkin hari ini atau besok," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, di Kota Bandung. Dikutip dari antara.com. Kamis, (04/05/2023)
Dia menjelaskan sudah ada empat kloter PMI asal Jawa Barat yang dipulangkan ke Indonesia dan khusus Jawa Barat ada di tiga kloter di antaranya yang sudah jemput di Asrama Haji Bekasi.
Baca Lainnya :
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
"Itu sebagian besar bukan PMI tapi itu pelajar mahasiswa," katanya.
Menurut Taufik, untuk penjemputan PMI, pihak sudah kerja sama dengan dinas kabupaten kota namun ada juga yang pulang mandiri dan ada yang dijemput keluarganya.
"Ada juga yang diantar sama pemerintah daerah. Tapi untuk daerah selatan kita bawa ke shelter dinas sosial kita lalu dijemput keluarga maupun dijemput kota kabupaten," katanya.
Dia mengatakan, para PMI asal Jawa Barat yang bekerja di Sudan kebanyakan pekerja rumahan dan tenaga pengajar. Hingga saat ini, kata Taufik, pihaknya belum menerima permintaan dari wilayah-wilayah yang dekat dengan lokasi konflik untuk dipulangkan.
"Dan untuk WNI lain kami masih menunggu karena selama ini kami menerima informasi dari Kementerian Sosial dan Jawa Barat melalui badan penghubung kita di sana sehingga pada saat datang, WNI diserahkan pada daerah masing-masing. Sampai saat ini baru itu saja yang kami terima," kata dia. ** (Agit)












.jpg)




