- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
Hardiknas 2023, Tri Andhianto : Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar, Wujudkan Kota Bekasi Yang Cerdas

Keterangan Gambar : Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM BEKASI,- Dengan mengenakan baju adat Nusa Tenggara Timur, Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi yang mengenakan baju adat dari berbagai daerah, serta hadir juga unsur Forkopimda Kota Bekasi.
Penggunaan baju adat selaras dilakukan seluruh Aparatur Pemerintah Kota Bekasi sebagai peserta upacara guna merepresentasikan keberagaman Suku Bangsa di Kota Bekasi.

Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
Selain Aparatur Pemerintah Kota Bekasi, para Guru, Tenaga Kependidikan, dan tentunya siswa/siswi pun juga ikut terlibat menjadi peserta upacara yang juga mengenakan baju adat dari seluruh daerah di Indonesia.
Bukan hanya merepresentasikan keberagaman, penggunaan baju adat pun juga merefleksikan merdeka belajar dan kebebasan berkerasi bagi para siswa/siswi sebagai Generasi Penerus Bangsa.

"Implementasi Merdeka Belajar bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang memberikan kebebasan dan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter dan kompetensinya serta berkreatifitas untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi kemajuan Bangsa dan Negara, dan yang terpenting untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Kreatif dan Cerdas, ujar Tri dalam sambutannya.
Tri Adhianto pun menambahkan, "mari semarakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar, mendidik generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter kuat, nasionalis, dan memajukan Indonesia ke masa depan dengan pendidikan yang berkualitas," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga memberi apresiasi bagi salah satu Kepala Sekolah SD Negeri Kayuringin Jaya II yang berhasil melaksanakan ibadah puasa syawal selama 5 hari dengan memberikannya satu unit sepeda motor, yang kemudian kegiatan dilanjut dengan halal bihalal bersama para peserta upacara.** (Saipul Maulana)









.jpg)






