- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Sekda Minta Jajarannya Bergerak Lebih Cepat!
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Open Turnamen Piala Panglima TNI Atlit PSHT Cabang Kota Blitar Borong 6 Medali Luar Biasa.
- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Koramil 10/Sepatan Gelar Baksos, Komsos dan Santunan Anak Yatim.
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
- Paguyuban Jawa Tengah dan Persejasi DKI Jakarta Tampilkan Sepakbola Berjalan (Walking Football)
- Warga RW 11 VTE Antusias Ikuti Skrining Kesehatan
Hardiknas 2023, Tri Andhianto : Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar, Wujudkan Kota Bekasi Yang Cerdas

Keterangan Gambar : Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM BEKASI,- Dengan mengenakan baju adat Nusa Tenggara Timur, Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi yang mengenakan baju adat dari berbagai daerah, serta hadir juga unsur Forkopimda Kota Bekasi.
Penggunaan baju adat selaras dilakukan seluruh Aparatur Pemerintah Kota Bekasi sebagai peserta upacara guna merepresentasikan keberagaman Suku Bangsa di Kota Bekasi.

Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Sekda Minta Jajarannya Bergerak Lebih Cepat!
- Open Turnamen Piala Panglima TNI Atlit PSHT Cabang Kota Blitar Borong 6 Medali Luar Biasa.
- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
Selain Aparatur Pemerintah Kota Bekasi, para Guru, Tenaga Kependidikan, dan tentunya siswa/siswi pun juga ikut terlibat menjadi peserta upacara yang juga mengenakan baju adat dari seluruh daerah di Indonesia.
Bukan hanya merepresentasikan keberagaman, penggunaan baju adat pun juga merefleksikan merdeka belajar dan kebebasan berkerasi bagi para siswa/siswi sebagai Generasi Penerus Bangsa.

"Implementasi Merdeka Belajar bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang memberikan kebebasan dan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter dan kompetensinya serta berkreatifitas untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi kemajuan Bangsa dan Negara, dan yang terpenting untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Kreatif dan Cerdas, ujar Tri dalam sambutannya.
Tri Adhianto pun menambahkan, "mari semarakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar, mendidik generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter kuat, nasionalis, dan memajukan Indonesia ke masa depan dengan pendidikan yang berkualitas," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga memberi apresiasi bagi salah satu Kepala Sekolah SD Negeri Kayuringin Jaya II yang berhasil melaksanakan ibadah puasa syawal selama 5 hari dengan memberikannya satu unit sepeda motor, yang kemudian kegiatan dilanjut dengan halal bihalal bersama para peserta upacara.** (Saipul Maulana)







.jpg)
.jpg)







