- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
Gelar Aksi Damai, Forwat Kritisi Kerja Kesbangpol Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Forum Wartawan Tangerang ( FORWAT)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Forum Wartawan Tangerang ( FORWAT) menilai sistem penyelenggara informasi media pada Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang bobrok.
Hal itu disampaikan Ketua Forwat, Andi Lala saat menggelar aksi damai di Kantor Kesbangpol Kota Tangerang. Selasa, (31/10/2023).

Baca Lainnya :
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
Menurut Andii Lala, Kesbangpol adalah sarana penyambung silaturahmi antar lembaga masyarakat, tidak terkecuali lembaga wartawan yang ada di Kota Tangerang.
Namun pada prakteknya Instistusi itu justru tidak menjalankan fungsinya dengan baik. Terlebih wartawan adalah pilar ke empat demokrasi.

Menjelang tahun politik 2024, jelas pria yang kerap disapa Lala, peran media sangatlah penting dalam menangkal informasi hoax guna menjaga kondusifitas wilayah.
Namun sebaliknya komunikasi dan informasi yang dibangun Kesbangpol kepada lembaga media sangatlah buruk.
"Kami memberi kritikan kepada Kepala Kesbangpol bahwa peran media sangatlah penting untuk menjaga kondusifitas di wilayah. Keterlibatan media juga harus jelas sesuai tugas dan fungsinya. Bukan hanya sebagai komoditi penunjang kegiatan di Kesbangpol saja. Tapi harus punya peran. Berikan ruang dan tempat sesuai porsinya," papar Lala.

Lala juga menyampaikan bahwa aspirasinya kali ini sebagai bentuk masukan dan kritikan agar kegiatan Kesbangpol kedepan bisa berjalan lebih baik lagi, sehingga tepat sasaran.
" Ini kan program pemerintah, pakai uang negara. Ya, harus tepat sasaran, kalau ingin melibatkan lembaga wartawan ya harus jelas, jangan dicampur adukan atau cuma sebagai pelengkap. Kita ingin program Kesbangpol lebih transparan,. Jangan sampai ada dugaan nepotisme dan penyalahgunaan wewenang jabatan," ujarnya.
Usai orasi, perwakilan puluhan wartawan yang tergabung di Forwat kemudian diterima Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto dan Kepala Bidang, Politik Dalam Negeri (Poldagri), Saiful Ulum.

Dalam kesempatan itu, Teguh memohon maaf atas pelaksaan program kegiatan Kesbangpol yang dianggap kurang tepat sasaran. Dia juga berterimakasih atas kritikan dan masukan dari Forwat, dan berjanji akan memperbaiki dan mengevaluasi kegiatan Kesbangpol, terutama keterlibatan media kedepan.
"Ya, kami minta maaf dan berterimakasih atas kritikan dan masukannya. Kami juga sepakat, dan kedepan akan kami agendakan kegiatan yang lebih baik lagi," pungkas, teguh. (frwt)



.jpg)




.jpg)







