- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
Gelar Aksi Damai, Forwat Kritisi Kerja Kesbangpol Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Forum Wartawan Tangerang ( FORWAT)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Forum Wartawan Tangerang ( FORWAT) menilai sistem penyelenggara informasi media pada Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang bobrok.
Hal itu disampaikan Ketua Forwat, Andi Lala saat menggelar aksi damai di Kantor Kesbangpol Kota Tangerang. Selasa, (31/10/2023).

Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Menurut Andii Lala, Kesbangpol adalah sarana penyambung silaturahmi antar lembaga masyarakat, tidak terkecuali lembaga wartawan yang ada di Kota Tangerang.
Namun pada prakteknya Instistusi itu justru tidak menjalankan fungsinya dengan baik. Terlebih wartawan adalah pilar ke empat demokrasi.

Menjelang tahun politik 2024, jelas pria yang kerap disapa Lala, peran media sangatlah penting dalam menangkal informasi hoax guna menjaga kondusifitas wilayah.
Namun sebaliknya komunikasi dan informasi yang dibangun Kesbangpol kepada lembaga media sangatlah buruk.
"Kami memberi kritikan kepada Kepala Kesbangpol bahwa peran media sangatlah penting untuk menjaga kondusifitas di wilayah. Keterlibatan media juga harus jelas sesuai tugas dan fungsinya. Bukan hanya sebagai komoditi penunjang kegiatan di Kesbangpol saja. Tapi harus punya peran. Berikan ruang dan tempat sesuai porsinya," papar Lala.

Lala juga menyampaikan bahwa aspirasinya kali ini sebagai bentuk masukan dan kritikan agar kegiatan Kesbangpol kedepan bisa berjalan lebih baik lagi, sehingga tepat sasaran.
" Ini kan program pemerintah, pakai uang negara. Ya, harus tepat sasaran, kalau ingin melibatkan lembaga wartawan ya harus jelas, jangan dicampur adukan atau cuma sebagai pelengkap. Kita ingin program Kesbangpol lebih transparan,. Jangan sampai ada dugaan nepotisme dan penyalahgunaan wewenang jabatan," ujarnya.
Usai orasi, perwakilan puluhan wartawan yang tergabung di Forwat kemudian diterima Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto dan Kepala Bidang, Politik Dalam Negeri (Poldagri), Saiful Ulum.

Dalam kesempatan itu, Teguh memohon maaf atas pelaksaan program kegiatan Kesbangpol yang dianggap kurang tepat sasaran. Dia juga berterimakasih atas kritikan dan masukan dari Forwat, dan berjanji akan memperbaiki dan mengevaluasi kegiatan Kesbangpol, terutama keterlibatan media kedepan.
"Ya, kami minta maaf dan berterimakasih atas kritikan dan masukannya. Kami juga sepakat, dan kedepan akan kami agendakan kegiatan yang lebih baik lagi," pungkas, teguh. (frwt)








.jpg)








