- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
Garis Perjuangan Delapan Himbau Tetap Jaga Kekompakan dan Akan Terus Berjuang Demi Masyarakat

Keterangan Gambar : Ketua umum Garis Perjuangan Delapan, H. Tugiar Khusaini( Mas Giar).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Ketua umum Garis Perjuangan Delapan, H. Tugiar Khusaini menghimbau para relawannya untuk menerima secara ikhlas hasil pemilihan umum walaupun belum pada perhitungan akhir.
" Walau terkesan politik yang syarat dan penuh rekayasa, kami terima apapun hasil pemilu ini, kedepan Garis Delapan akan terus dan tetap berkibar sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, kata Mas Giar sapaan akrab Tugiar Khusaini pada wartawan di Bandung, Jum'at (16/02/2024).
Baca Lainnya :
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
Lebih jauh Mas Giar sapaan akrab Tugiar Khusaini menyebut rekayasa politik mirip dengan pesta para badut yang sedang berpesta.
" Semua punya tingkah lucu, aneh dengan perannya masing - masing, tapi sudahlah ini konsekwensi dalam menentukan pilihan," tukasnya.
Bagaimanapun lanjut Mas Giar, Garis perjuangan delapan akan tetap berlanjut sebagaimana mestinya dan berbuat yang terbaik demi bangsa dan negara.
Sebab garis perjuangan banyak jalan, bukan hanya di bidang politik atau bukan sekedar berjuang dalam pemilu, tapi kami terdiri dari beberapa unsur profesional. Delapan unsur profesi diantaranya Dokter Muda, Kepala sekolah Swasta, Arsitek, Serta Pengusaha-pengusaha," kata dia.
Selanjutnya Ketum aliansi GP delapan mengajak untuk tetap selalu menjaga kekompakan dan persatuan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
" Bangsa ini sedang letih bahkan tertatih-tatih , terlihat begitu renta oleh sikap dan perilaku anak bangsa sendiri, untuk itu mari sama- sama jaga NKRI. Ini adalah suatu hal yang bakal kita wariskan ke anak cucu kita," katanya.
Kedepannya lanjut Mas Giar, Aliansi Garis Perjuangan Delapan insyaallah akan tetap eksis menjadi pengayom masyarakat," kita akan terus berjuang, entah kita menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau ormas, intinya kita tetap berkibar menjadi mitra strategis dalam mengontrol program pemerintah," tutupnya.(Reporter:Achmad Sholeh Alek)


.jpg)
.jpg)













