- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
- Kapolres Cup 2026 Resmi Bergulir, Bupati Barut Buka Kegiatan
- Patih Herman Hadiri Pembukaan Kapolres Cup 2026, Dukung Pembinaan Atlet Voli Barito Utara
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG
- Persoalan PETI Akan Jadi Agenda RDP DPRD Barito Utara
- BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect
- Hadir di Pernikahan Bupati Sampaikan Doa dan Harapan bagi Kehidupan Rumah Tangga Pengantin
Film Indonesia Women From Rote Island Diharapkan Terus Melaju Nominasi Oscar 2025

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Lembaga Sensor Film (LSF) menyatakan bangga dan mengapresiasi film 'Women From Rote Island' yang masuk dalam nominasi Piala Oscar 2025 dan tengah berkompetisi untuk menang.
"Kita memberikan apresiasi dan mendukung penuh terhadap film ini (Women From Rote Island), agar film-film nasional kita semakin berbicara banyak di dunia internasional. Dan kita berharap film ini terus melaju ke tahapan nominasi Oscar 2025 (Go Oscar 2025)," kata Ketua LSF Naswardi dalam sambutannya pada acara Nonton Bareng Film Indonesia ‘Women From Rote Island' bersama LSF, di Cinepolis Cinema, Senayan Park, Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Lanjut Naswardi mengungkapkan, film tersebut memiliki tema yang sangat kuat sehingga dari komite film nasional Indonesia (FNI) dan LSF mendorong agar film 'Women From Rote Island' dapat melaju dan melangkah dalam proses nominasi Oscar 2025.
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
- Kapolres Cup 2026 Resmi Bergulir, Bupati Barut Buka Kegiatan
"Tema dari film ini sangat memiliki kaitan yang signifikan dengan tugas-tugas kita dalam pemajuan film nasional terutama yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya.
Seperti diketahui, LSF menggelar acara nobar untuk mempromosikan serta mengkampanyekan film 'Women From Rote Island', agar mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.
"Ini hari kedua kita (sebelumnya nobar di FX Sudirman Jakarta) memberikan apresiasi dan mendukung penuh terhadap film ini. Harapannya adalah film ini (Women From Rote Island) mendapatkan dukungan dari semua pemangku kepentingan dari semua stakeholder agar apresiasi terhadap film ini semakin meninggi semakin meningkat sehingga tahapan untuk menuju Oskar nominasi terus melaju dengan dukungan dari semua pihak," imbuhnya.
Sebagai informasi, film ‘Women From Rote Island’ mengisahkan kejadian nyata kehidupan seorang perempuan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban kekerasan.
Film Women From Rote Island merupakan hasil garapan dari sutradara Jeremias Nyangoen yang sebelumnya dikenal sebagai penulis film Rumah Merah Putih dan Sang Dewi.
Jeremias Nyangoen menuturkan, tujuan utama dari perjalanan filmnya menuju nominasi pada ajang Piala Oscar 2025 bukanlah semata untuk memenangkan nominasi.
Menurutnya, memahami dan mempelajari mekanisme kompetisi di ajang penghargaan film paling bergengsi itu juga penting.
"Kami tidak ingin muluk-muluk, kita harus tahu rulesnya oscar seperti apa. Justru kita harus ber’campaign’ dengan publisher di luar, sehingga kita bisa tahu aturan itu yang lebih penting," beber Bang Jerry, sapaan akrab Jeremias Nyangoen, seperti dikutip suarakarya.(*/Anton)








.jpg)








