- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
Dr. Nurdin: Menuju Zero Waste, Masifkan Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Berbagai upaya penanganan sampah terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Salah satunya adalah dengan cara meminimalisir volume sampah langsung dari sumbernya atau dikenal dengan istilah zero waste, melalui sistem pengolahan sampah berbasis masyarakat.
Untuk memastikan sistem tersebut berjalan optimal, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, meninjau Tempat Penampungan Sementara (TPS) berbasis masyarakat yang telah menerapkan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) yakni di TPS3R Widatama di Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, dan TPS3R Bina Mandiri di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk.
Dalam tinjauannya, Pj Wali Kota, melihat langsung proses pengolahan sampah berbasis masyarakat mulai dari pemilahan sampah hingga pemrosesan daur ulang sampah baik sampah organik maupun anorganik.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
"Di TPS3R ini, tentunya adalah salah satu penunjang dalam mendorong konsep zero waste atau meminimalisir penambahan volume sampah dari sumber agar tidak membludak ke TPA Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) kita di Rawa Kucing. Di mana untuk sistemnya selama ini sudah berjalan dengan baik, tinggal proses edukasinya harus terus kita masifkan," tutur Pj Wali Kota, saat ditemui usai melakukan peninjauan, Jum'at, (03/05/2024).
Untuk itu, Dr. Nurdin, meminta agar edukasi tentang pentingnya kolaborasi dalam upaya penanganan sampah dapat terus dimasifkan.
"Mindsetnya sudah harus diubah, bahwa sampah adalah kewajiban kita bersama, bukan hanya urusan pemerintah atau pihak-pihak tertentu saja. Untuk itu, edukasi harus terus dilakukan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat termasuk di sekolah-sekolah melalui sekolah adiwiyata yang juga sudah Pemkot galakkan" terang Dr. Nurdin.
Selain meninjau TPS3R, mantan Kepala Pusdatin Kemendagri tersebut, turut meninjau Bank Sampah Induk (BSI) yang berlokasi di Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci.
"Sistem dan program-programnya sudah ada dan sudah berjalan dengan baik. Tinggal keberlanjutan dan konsistensi masyarakat yang harus terus kita dorong. Terlebih keberadaan bank sampah di setiap wilayah kecamatan turut memberikan dampak ekonomi," ujar alumnus Universitas Indonesia tersebut.
Ke depannya, Dr. Nurdin, berharap, dengan dengan adanya TPS3R dan bank-bank sampah tersebut semakin dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjalankan gaya hidup zero waste demi terwujudnya Kota Tangerang yang semakin bersih dan sehat.
"Optimalisasi pengolahan sampah terpadu berbasis masyarakat ini tentunya menjadi penting, karena selain menjadi upaya menjaga kelestarian lingkungan, juga merupakan upaya pencegahan terjadinya bencana seperti banjir dan juga mencegah timbulnya berbagai penyakit," pungkasnya. ** (Jhn)


.jpg)

.jpg)




.jpg)

.jpg)




