- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
DPR Dukung Penuh Gerakan Bapanas Terkait Penganekaragaman Pangan

Keterangan Gambar : Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendukung upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA).
MEGAPOLITANPOS .COM, Jakarta-- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendukung upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dalam mengkampanyekan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya pangan lokal.
DPR menilai diversifikasi pangan tersebut perlu dilakukan karena jumlah rata-rata perkapita konsumsi beras di Indonesia sangat tinggi sehingga progran yang dilakukan NFA harus digencarkan.

Baca Lainnya :
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Destinasi Wisata Bintan Jadi Wadah Promosi Produk UMKM Lokal
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Ingatkan Kepala BGN Baru Lebih Masifkan Program MBG
- Jairi Anggota DPRD Jatim Motifasi Pendamping PKH Kembangkan Industri Kreatif
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
“Ini yang saya sampaikan ke Badan Pangan Nasional agar fokus pada mengkampanyekan diversifikasi pangan supaya konsumsi beras kita bisa dikurangi,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI yang juga politisi Partai Golkar, Firman Subagyo di Gedung Parlemen, Rabu, 4 Desember 2024.
Firman menjelaskan rata-rata konsumsi beras perkapita di Indonesia terbilang tinggi yaitu di atas 100 kilogram. Oleh karenanya gerakan yang dimasukkan Bapanas perlu mendapat dukungan bersama.
“Indonesia itu termasuk yang paling tinggi dalam hal konsumsi beras, yaitu rata-rata perkapitanya di atas 100 kilo. Kalau diversifikasi pangan bisa dikampanyekan maka subtitusi pangan bisa bergerak cepat seperti konsumsi singkong, sagu dan lain-lain,” katanya.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, penganekaragaman pangan merupakan salah satu tugas fungsi lembaga yang dipimpinnya. Melalui Kedeputian Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Keamanan Pangan, pihaknya terus mendorong sumber daya pangan lokal dioptimalkan.
Untuk memperkenalkan dan mendorong masyarakat mengonsumsi pangan lokal, Bapanas telah mendorong kebijakan dan strategi antara lain melakukan penguatan regulasi penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal.
"Saat ini sudah terbit Perpres Nomor 81 tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di mana di dalamnya sudah dipetakan siapa melakukan apa. Jadi sinergi kementerian/lembaga terkait mendorong penganekaragaman pangan ini sudah dituangkan dalam rencana aksi yang ada di dalam Perpres tersebut," ujar Arief.
Selain itu, Bapanas juga menggencarkan promosi, edukasi, dan sosialisasi pentingnya pangan lokal dalam mendorong penganekaragaman pangan melalui kampanye pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang menyasar anak sekolah dan ibu rumah tangga yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti PKK, komunitas pangan lokal, dan organisasi non pemerintah.
Dan juga yang tidak kalah penting melakukan pendampingan terhadap UMKM pangan lokal sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk pangan lokal yang dihasilkan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)














