- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
DLH Kota Tangerang, Punyai Strategi Program Upaya Pengurangan Sampah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mempunyai program jitu sebagai upaya pengurangan sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Tihar Sopian, Rabu (15/05/2024) mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah jadi program prioritas pada 2024 dan 2025.
"Kita masih konsen pelayanan kebersihan yakni persampahan karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama, akan terus ditingkatkan dalam rencana kerja untuk menghasilkan lingkungan yang layak huni, ini bagian dari program kita untuk mengelola sampah," katanya.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit

Tihar menambahkan, untuk kajian program dan aturan DLH Kota Tangerang dalam strategi pengelolaan sampah di ikat dengan dasar hukum terkait pengelolaan sampah yang tertuang dalam UU No 18/2008 tentang pengelolaan sampah dan Perpres No 97/2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga serta Perwal No 99 Tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi Kota Tangerang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.
"Dalam hal ini setiap orang wajib melakukan Pengurangan Sampah (Pembatasan Timbulan Sampah, Pemanfaatan Sampah, dan Pendaurulangan sampah) dan Penanganan Sampah (pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir Sampah)," ujarnya.

Ia juga menegaskan, pemilahan sampah dilakukan oleh setiap orang pada sumbernya, pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya, dan Pemerintah Daerah. Pemilahan sebagaimana dimaksud dilakukan melalui kegiatan pengelompokan Sampah menjadi paling sedikit 5 jenis Sampah.
"Sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun, dan limbah bahan berbahaya dan beracun.
Sampah yang mudah terurai. Sampah yang dapat digunakan kembali. Sampah yang dapat didaur ulang; dan Sampah lainnya," terangnya.

"Pengelola kawasan permukiman, kawasan perumahan, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya dalam melakukan pemilahan Sampah wajib menyediakan sarana pemilahan Sampah skala kawasan. Pemerintah Daerah menyediakan sarana pemilahan Sampah skala kota," tambahnya.
Ke depan akan dilakukan pengangkutan sampah yang sudah terpilah menggunakan armada truk pengangkut terpilah. Akan ditetapkan wilayah percontohan di Masyarakat untuk memilah sampah secara intensif yang bekerja sama dengan DLH dalam pengangkutan yang terjadwal untuk mengangkut sampah yang sudah terpilah. (ADV)








.jpg)







