- Tekan Blank Spot Internet, Diskominfosandi Barito Utara Perluas Program LINDA BATARA
- Wabup FelixTekankan Arah Pembangunan Daerah Pada Musrenbang Gunung Purei
- Dari Musrenbang Teweh Timur, Komitmen PKK Menguatkan Peran Keluarga
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Dan Komduk Patroli Malam, Warga Merasa Nyaman
- Ada Permainan Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Jelang HBKN? Laporkan ke Hotline Satgas Saber
- Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal
- Sosialisasikan Permen ATR/Kepala BPN 1/2026, Sekjen: Terapkan secara Terstruktur dan Menyeluruh
- Dari Rotan hingga Kuliner, TP PKK Barito Utara Dorong Produktivitas Warga Teweh Timur
- Jembatan Penghubung Warga di Majalengka Nyaris Putus, Warga Desa Mirat Bergerak Swadaya di Tengah Minim Bantuan
- PRSI dan Fakultas Teknik Unsada Matangkan Kerja Sama Program Robotika untuk Negeri
Diskominfosandi Barut Kawal Pembangunan Tower Signal dan Internet Desa di Lahei

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara memastikan usulan pembangunan tower signal di Desa Muara Bakah, Kecamatan Lahei, telah masuk dalam perencanaan dan akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan sebagai respons atas aspirasi masyarakat terkait peningkatan akses jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah pedesaan.
Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Mochammad Ikhsan, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Lahei Tahun 2027 yang digelar di Aula Kecamatan Lahei, Selasa (4/2/2026).
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Daerah guna mendukung kelancaran komunikasi, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Ikhsan menjelaskan, selain Desa Muara Bakah, usulan pembangunan tower signal dari desa-desa lain di Kecamatan Lahei akan ditampung untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.
Menurutnya, pengembangan jaringan telekomunikasi desa, termasuk program Layanan Internet Desa yang saat ini telah berjalan di 68 kantor desa di Barito Utara, dilaksanakan melalui skema kemitraan antara pemerintah dan pihak swasta atau Private–Public Partnership.
Melalui skema tersebut, Pemerintah Daerah dan Mitra Swasta berbagi peran dan tanggung jawab dalam penyediaan Infrastruktur, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau Pemerintah desa agar turut mendukung proses pembangunan dengan menyiapkan lahan yang dibutuhkan untuk pendirian tower BTS.
Musrenbang RKPD Kecamatan Lahei sendiri menjadi forum strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan secara partisipatif.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST, MT, dengan mengangkat tema “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”
Forum tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya yang berperan dalam perencanaan pembangunan di Kecamatan Lahei.
(A)


.jpg)












