- ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah.
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Tak Hanya Narkoba, Gun Sriwitanto Usulkan Edukasi Bahaya Judi Online Pada Sekolah dan Masyarakat
- Gun Sriwitanto Dorong Barito Utara Wujudkan Program BERSINAR
- Kapolri Nonaktifkan Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anggota, Ini Penyebabnya
- Patih Herman Dorong Edukasi Bahaya Narkoba Masuk Sekolah, Generasi Muda Jadi Perhatian
- Patih Herman Tegaskan Dukungan DPRD terhadap Anggaran Program Pemberantasan Narkoba
- Patih Herman Soroti Masifnya Peredaran Narkoba di Barito Utara, Apresiasi Kinerja Polres
Dirut Gatot Suprabowo, Jamsyar Tembus Aset Rp2,5 Triliun Hingga Akhir 2022

Keterangan Gambar : Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JamSyar) Gatot Suprabowo (tengah) bersama Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Jamsyar Endang Sri Winarni (kanan) dan Direktur Operasional PT Jamsyar Achmad Sonhadji (kiri), hadir dalam acara Media Gathering JamSyar di Aston Anyer Beach Hotel, Pantai Anyer, Banten, Jumat, (3/2/2022).
Megapolitanpos.com, Serang, Banten- Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JamSyar) Gatot Suprabowo menyampaikan, keberadaan Jamsyar hingga saat ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk media. Tujuannya agar perjalanan sukses Jamsyar senantiasa didukung para awak media dan terjalin kemitraan yang baik.
“Mari kita semua sama-sama menjaga dan merawat JamSyar yang merupakan kebanggaan kita semua. Semoga jamsyar terus tumbuh, terus jaya dan terus berkembang, semoga kita semua terus bangga dalam keluarga besar JamSyar, termasuk mitra wartawan dan saya yakin akan bangga mengikuti JamSyar dari waktu ke waktu,” ujar Gatot dalam acara Media Gathering JamSyar di Aston Anyer Beach Hotel, Pantai Anyer, Banten, Jumat, (3/2/2022).
Gatot memaparkan perolehan laba perusahaan yang mencapai Rp190 miliar hingga akhir tahun 2022 RKAP-nya terlewati atau terlampaui, dari sisi produksi di tahun 2023 sudah sampai di 44,5 Triliun, volume nilainya tumbuh 13% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp168 miliar.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- Menko PM Sebut MBG Serap 1,3 Juta Pekerja, UMKM Ikut Terlibat
- Kementerian UMKM Percepat Pemulihan Wirausaha Terdampak Bencana di Sumatera
Menurutnya, kinerja perseroan selama tahun 2022 telah melampaui target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAP) tahun 2022. Namun demikian, ia meminta untuk tetap menunggu rilis laporan keuangan resmi perseroan kuartal IV-2022 terkait kepastian angkanya. “Saya buka dikit ya, hingga akhir 2022, laba (JamSyar) di atas Rp190 miliar,” kata Gatot.
Selain itu, dia mengungkapkan aset perusahaan telah mencapai Rp2,5 triliun hingga akhir tahun 2022. Dengan capaian tersebut, dia berharap pendapatan, laba hingga aset perseroan terus bisa ditingkatkan pada tahun 2023 ini. “Kita harap terus tumbuh dan berkembang di tahun 2023 ini,” ujar Gatot.
Lebih jauh Gatot mengungkapkan kunci utama yang membuat kinerja perseroan bisa melampaui target selama tahun 2022 lantaran dirinya berani memangkas lini bisnis yang tidak memberikan keuntungan dan fokus meningkatkan kualitas produk yang menghasilkan keuntungan. Selain itu, integritas dan loyalitas karyawan dikatakannya sebagai pondasi utama sehingga bisnis JamSyar berjalan dengan optimal.
“Sebuah kapal semakin besar kapal itu maka semakin tidak mudah dia bergerak, semakin besar kapal itu semakin kurang fleksibel, ya Alhamdulillah JamSyar belum menjadi sebuah kapal besar, itu yang harus kita syukuri kita masih bisa fleksibel”. terang Gatot.
JamSyar merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa penjaminan syariah berdasarkan Peraturan Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.05/2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Penjaminan. Perseroan merupakan anggota dari holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Asuransi yaitu Indonesia Financial Group (IFG).(ASl/Red/MP).
















