- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
Diduga Seorang Pejabat Pemkab Blitar Lecehkan Wartawan.

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Diduga seorang pejabat di Pemerintah Kabupaten Blitar yang bertugas di Bagian Umum berinisial (BY) membuat tidak nyaman para awak media, dengan berbohong dan ingkar, peristiwanya bermula dari pejabat ini mengirim emogi bergambar dua cangkir kopi kepada wartawan, yang dimaksud emogi tersebut adalah Pejabat inisial BY ini berarti ngajak janjian ketemu untuk membahas sesuatu yang sangat urgen dengan wartawan, melalui emogi cangkir kopi dikirim BY sekitar pukul 17.30 pada Jum'at (26/08/22) malam itu yang bersangkutan ngajak ketemu disalah satu Caffe ressto di kota Blitar.
"Sebelumnya bapak pejabat ini mengirim gambar emogi dua cangkir, ya saya paham maksudnya yang tak lain kejurnalistikan dan lainya, pak BY ini ngajak ketemu untuk berbincang perihal penting yang sangat silent, bahkan dia yang menentukan tempatnya, dan itu bagian tugas kejurnalistikan,"ujar San salah satu awak media ini.
Karena sudah janjian, tiga orang awak San, Nv, Jr media ini selanjutnya mendatangi tempat sesuai yang ditentukan oleh BY. Biasa kami bertiga sambil menunggu pak pejabat ini lantas memesan makanan ringan dan kopi, saya menghubungi melalui pesan singkat WhatsApp, bahkan kedatangan ke tiga wartawan ini sudah mengirim denah lokasi tapi di balas dalam WhatsApp. Namun dikatakan " ggih,sik ujug ujug enten info ngapunten, radi dalu mas,(ya sebentar tiba-tiba ada info maaf. Red),"kata BY.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Dalam pesan melalui WhatsApp dengan entengnya BY yang sudah membuat janji ketemu tiba tiba menyampaikan persoalan hasil pencalonan istrinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Blitar ( S.N ) mendapat suara 4.941 suara sah 2. Hendik = 2.052 suara sah.
"Nik kuwi link e secara online cara cek NIK kita terdaftar sebagai anggota partai politik apa cara on line degan KPU pusat untuk mengecek seseorang terdaftar masuk anggota partai mana," isi pesan WA BY.
Awak media bertanya lagi dalam pesan WA ke nomor Phonesel dan tanya kembali jadi datang apa tidak BY menjawab " Sik medayo mas (Masih bertamu mas. Red),jawab BY lagi.
Karena ditunggu hingga jam 21.30 tidak ada kepastian,San, Nv dan Jr. Dan atas jawaban dari BY yang tidak ada kepastianya itu, akhirnya ke tiga memutuskan pulang ke rumah.
"Ini kami anggap pelecehan profesi wartawan, BY jelas menyepelekan jurnalis, BY dalam WhatsApp mengatakan akan mengganti uang kopi yang sudah dibayar semua oleh wartawan. " Atas sikap pejabat kami sangat kecewa, dan saya langsung membalas isi chatingan nggak usah sudah saya bayar lunas, ini bukan masalah harga kopi nya habis berapa, pejabat ini secara tidak langsung sudah melecehkan profesi jurnalis, dan perbuatan BY bisa berdampak hukum. (za/mp).

















