- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Diduga Seorang Pejabat Pemkab Blitar Lecehkan Wartawan.

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Diduga seorang pejabat di Pemerintah Kabupaten Blitar yang bertugas di Bagian Umum berinisial (BY) membuat tidak nyaman para awak media, dengan berbohong dan ingkar, peristiwanya bermula dari pejabat ini mengirim emogi bergambar dua cangkir kopi kepada wartawan, yang dimaksud emogi tersebut adalah Pejabat inisial BY ini berarti ngajak janjian ketemu untuk membahas sesuatu yang sangat urgen dengan wartawan, melalui emogi cangkir kopi dikirim BY sekitar pukul 17.30 pada Jum'at (26/08/22) malam itu yang bersangkutan ngajak ketemu disalah satu Caffe ressto di kota Blitar.
"Sebelumnya bapak pejabat ini mengirim gambar emogi dua cangkir, ya saya paham maksudnya yang tak lain kejurnalistikan dan lainya, pak BY ini ngajak ketemu untuk berbincang perihal penting yang sangat silent, bahkan dia yang menentukan tempatnya, dan itu bagian tugas kejurnalistikan,"ujar San salah satu awak media ini.
Karena sudah janjian, tiga orang awak San, Nv, Jr media ini selanjutnya mendatangi tempat sesuai yang ditentukan oleh BY. Biasa kami bertiga sambil menunggu pak pejabat ini lantas memesan makanan ringan dan kopi, saya menghubungi melalui pesan singkat WhatsApp, bahkan kedatangan ke tiga wartawan ini sudah mengirim denah lokasi tapi di balas dalam WhatsApp. Namun dikatakan " ggih,sik ujug ujug enten info ngapunten, radi dalu mas,(ya sebentar tiba-tiba ada info maaf. Red),"kata BY.
Baca Lainnya :
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Dalam pesan melalui WhatsApp dengan entengnya BY yang sudah membuat janji ketemu tiba tiba menyampaikan persoalan hasil pencalonan istrinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Blitar ( S.N ) mendapat suara 4.941 suara sah 2. Hendik = 2.052 suara sah.
"Nik kuwi link e secara online cara cek NIK kita terdaftar sebagai anggota partai politik apa cara on line degan KPU pusat untuk mengecek seseorang terdaftar masuk anggota partai mana," isi pesan WA BY.
Awak media bertanya lagi dalam pesan WA ke nomor Phonesel dan tanya kembali jadi datang apa tidak BY menjawab " Sik medayo mas (Masih bertamu mas. Red),jawab BY lagi.
Karena ditunggu hingga jam 21.30 tidak ada kepastian,San, Nv dan Jr. Dan atas jawaban dari BY yang tidak ada kepastianya itu, akhirnya ke tiga memutuskan pulang ke rumah.
"Ini kami anggap pelecehan profesi wartawan, BY jelas menyepelekan jurnalis, BY dalam WhatsApp mengatakan akan mengganti uang kopi yang sudah dibayar semua oleh wartawan. " Atas sikap pejabat kami sangat kecewa, dan saya langsung membalas isi chatingan nggak usah sudah saya bayar lunas, ini bukan masalah harga kopi nya habis berapa, pejabat ini secara tidak langsung sudah melecehkan profesi jurnalis, dan perbuatan BY bisa berdampak hukum. (za/mp).
















