- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
Didaulat sebagai Narsum HTBS, Dr. Nurdin : Peran Kader, Ransel, Asmara, PPM, Bukti Atensi Pemkot Cegah TBC

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, didaulat sebagai salah satu pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS), yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pj, menjabarkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk meminimalisir masyarakat yang teridentifikasi TB mulai dari program preventif hingga kuratif.
"Dimulai dari program - program yang disiapkan oleh Pemkot Tangerang, termasuk ketersediaan anggaran untuk penanganan TB," ujar Dr. Nurdin, dalam acara yang berlangsung di Pos Bloc, Jakarta, Kamis (2/5).
Baca Lainnya :
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Perketat di Titik Rawan.
Dalam urusan penanganan TB, lanjut Pj, Pemkot Tangerang melibatkan lebih dari 1.000 kader Posyandu yang ada di Kota Tangerang yang disebut kader Aksi Skrining Mandiri Berbasis Masyarakat TB (Asmara TB), yang bertugas melakukan skrining awal bagi masyarakat terindikasi TB serta melakukan pendampingan bagi para penderita TB.
"1 (satu) Posyandu 1 (satu) kader, dan di Kota Tangerang ada 1.200 Posyandu," beber Dr. Nurdin.
Tak hanya itu, sejak tahun 2022 Pemkot Tangerang juga melibatkan peran serta dari pelajar di Kota Tangerang sebagai pemberi edukasi kepada sesama pelajar dan juga kepada keluarga tentang pencegahan dan pengobatan TB lewat program Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC (RANSEL TBC) di Sekolah.
"RANSEL TBC mengintegrasikan edukasi dan skrining TBC dengan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada di setiap sekolah," jelasnya.
Lebih lanjut, alumnus Universitas Indonesia ini, juga menambahkan, Pemkot Tangerang juga melakukan strategi Public Private Mix (PPM) yang merupakan strategi kolaboratif dengan melibatkan rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat yang terjangkit TB, baik untuk pemeriksaan maupun pengobatan.
"Di Kota Tangerang terdapat 33 RS swasta ditambah 1 RS milik Pemda, semua faskes melayani pasien TBC dengan pembiayaan yang dicover melalui UHC dan juga BPJS kesehatan," pungkas Dr. Nurdin. ** (Jhn)


.jpg)

.jpg)




.jpg)

.jpg)




