Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Desa Dirung Pundu Kembangkan Ternak Ayam Petelur

MURUNG RAYA – Pemerintah Desa Dirung Pundu akan segera mengaktifkan usaha dari BUMDes di bidang peternakan ayam petelur. Nantinya telur-telur hasil pengelolaan usaha desa ini akan di jual kewarung-warung yang ada di sekitar desa dan desa tetangga serta akan di ajukan kepada pihak perusahan-perusahahan yang ada di wilayah Desa Dirung Pundu. Kepala Desa Dirung Pundu Jenly K mengatakan kebutuhan telur ayam selama ini terus mengalami peningkatan, bahkan permintaannya semakin meningkat. “Kita akan arahkan BUMDes untuk menjadikan ternak ayam petelur ini menjadi pilihan usaha utama. Dan akan di mulai secara bertahap,” kata Jenly K, Minggu (19/6/2022). Nantinya usaha ini akan di padukan dengan usaha pengelolaan ikan lele yang posisi kolamnya ada di bawah kandang ayam petelur. Jenly juga menegaskan dengan anggaran alokasi BUMDes yang nantinya tidak sedikit, dirinya berharap komitmen yang tinggi dari para pengurus BUMDes dalam mengembangkan usaha tersebut. “Modalnya tidak sedikit, jadi pengelolaannya harus komitmen dan bertanggung jawab, sehingga kedepan nantinya pengurus BUMDes bisa mandiri, tidak lagi tergantung dengan anggaran desa,” pungkasnya. (ASENG)

.jpg)


.jpg)












