- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Demi Memberikan Pelayanan Terbaik, LPDB-KUMKM Pertegas Komitmen Terapkan Prinsip GRC

Keterangan Gambar : Kantor LPDB KUMKM
Megapolitanpos.com, Jakarta- Memasuki tahun 2023, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) kembali mempertegas dalam melaksanakan komitmen prinsip Governance, Risk, dan Compliance (GRC).
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengungkapkan, sebagai lembaga pinjaman atau pembiayaan kepada koperasi LPDB-KUMKM terus melakukan pembenahan dari berbagai sisi guna memberikan layanan yang semakin baik
Menurut Supomo, salah satu yang sedang dijalankan adalah menerapkan prinsip GRC, dimana tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dijalankan secara baik dan terukur, serta memiliki roadmap atau peta jalan yang jelas setiap tahunnya.
Baca Lainnya :
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
"Harapan saya tahun 2023 ini LPDB-KUMKM semakin kokoh semakin kuat, karena mulai dari tahun 2020 sampai sekarang kita sudah mulai menerapkan yang namanya GRC, Governance, Risk, dan Compliance, jadi itu sebenarnya roh daripada LPDB-KUMKM melakukan pembiayaan," kata Supomo di Jakarta, Kamis (2/2/2023).
Supomo menambahkan, dengan tata kelola GRC yang baik dan terukur, maka seluruh pegawai LPDB-KUMKM bisa memahami dan mengerti risiko pekerjaan yang dijalani, terlebih LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan tidak terlepas dari risiko.
"Sangat diperlukan seluruh insan LPDB-KUMKM memahami lingkungan sadar risiko, dan didalamnya yang paling penting adalah integritas, makanya karyawan sangat penting dalam menyukseskan daripada program atau goal LPDB-KUMKM, karena karyawan sebagai aset yang paling utama, karyawan sebagai penopang unggulannya maka integritas kami jaga," kata Supomo.
Seperti diketahui, LPDB-KUMKM telah memiliki roadmap atau peta jalan mulai dari tahun 2022 hingga 2026, dengan ini diharapkan seluruh komponen LPDB-KUMKM bisa menjaga kinerja positif dan meningkatkan layanan yang lebih baik dalam lingkungan sadar risiko.
Selain itu, lanjut Supomo, secara kinerja seluruh pegawai LPDB-KUMKM telah memiliki alur kerja yang jelas dan terukur, dimana setiap pegawai memiliki target kinerja masing-masing dengan formula perhitungan berupa Indikator Kinerja Utama (IKU).
Dalam perhitungan formula IKU juga terdapat sistem punisment dan reward yang telah disepakati bersama, hal ini sebagai bagian dari upaya LPDB-KUMKM meningkatkan layanan semakin profesional.
"Beberapa tahun terakhir ini seluruh karyawan sudah jelas arahnya karena Indeks Kinerja Utama (IKU) disampaikan secara transparan, kami review per tiga bulanan, jadi tahu dimana yang kurang dan perlu improvement, dan selalu menjaga kebersamaan," jelas Supomo.
Sementara itu, selain mempertegas penerapan komitmen GRC, LPDB-KUMKM juga didukung kuat dengan budaya kerja yang dikenal dengan EPICS, yakni Excellent, Professional, Integrity, Customer Focus, dan Synergy.(ASl/Red/MP).




.jpg)












