- Bupati Shalahuddin Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raya Shiratal Mustaqim
- Bupati Barito Utara Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Desa Batu Raya 1
- Sekda Muhlis Pimpin Rakor Penanganan Kelangkaan BBM, Satgas Segera Turun ke Lapangan
- Kunspek Komisi VIII, Maryono Dorong Dinas Damkar Segera Terwujud.
- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
- Cegah Stunting Dan Pemenuhan Gizi : Dinas Perikanan Bagikan 150 Paket Olahan Ikan Untuk Ibu Hamil Dan Balita Serta Lansia Di Kecamatan Curug.
- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
Danramil 13/Csk Jadi Narsum Bahaya Latin Komunis Balatkom

Keterangan Gambar : Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH memberikan materi bahaya latin komunis
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Upaya memberikan edukasi kepada seluruh personil TNI AD Perwakilan Bintara Tamtama beserta PNS, Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH memberikan materi bahaya latin komunis saat menjadi Narsum, kegiatan di gelar di Aula Makodim 0510/Trs. Rabu, (22/11/2023).
Kegiatan tersebut bertujuan, agar lebih bijak dalam menerima informasi dan pemberitaan yang berdampak kepada situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Juga bisa memberikan pemahaman akan bahaya Latin komunis.
Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH mengatakan, komunis gaya baru adalah gerakan komunis yang telah meninggalkan gaya murni, dulu gerakan menggunakan kekerasan, kini dengan menggunakan agama, media, gerakan/politik, sosial dan adu domba untuk mencapai tujuannya.
Baca Lainnya :
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- Antisipasi Abu Vulkanik, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat Turun Langsung Bagikan Masker
- Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Bupati Eman Pastikan Jalan Payung-Sadarehe Capai 80 Persen
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
"Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan akan bahaya laten komunisme dan paham radikal dengan melakukan strategi pencegahan dan penanggulangan bahaya laten komunisme," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan untuk mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui giat Komsos mewaspadai bahaya laten komunis keselamatan bangsa dan tegaknya NKRI.
Kegiatan di buka oleh Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Arh Syarief SB yang di wakili Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 0510/Tigaraksa, menciptakan forum diskusi yang berharga untuk membahas ancaman bahaya laten Komunis.
Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi mengatakan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai unsur TNI dan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tujuan utama kegiatan ini, yaitu agar setiap prajurit dan keluarga besar TNI memahami secara mendalam tentang bahaya laten Komunis ,” katanya. ** (Nan)















