- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Danramil 13/Csk Jadi Narsum Bahaya Latin Komunis Balatkom

Keterangan Gambar : Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH memberikan materi bahaya latin komunis
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Upaya memberikan edukasi kepada seluruh personil TNI AD Perwakilan Bintara Tamtama beserta PNS, Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH memberikan materi bahaya latin komunis saat menjadi Narsum, kegiatan di gelar di Aula Makodim 0510/Trs. Rabu, (22/11/2023).
Kegiatan tersebut bertujuan, agar lebih bijak dalam menerima informasi dan pemberitaan yang berdampak kepada situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Juga bisa memberikan pemahaman akan bahaya Latin komunis.
Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH mengatakan, komunis gaya baru adalah gerakan komunis yang telah meninggalkan gaya murni, dulu gerakan menggunakan kekerasan, kini dengan menggunakan agama, media, gerakan/politik, sosial dan adu domba untuk mencapai tujuannya.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
"Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan akan bahaya laten komunisme dan paham radikal dengan melakukan strategi pencegahan dan penanggulangan bahaya laten komunisme," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan untuk mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui giat Komsos mewaspadai bahaya laten komunis keselamatan bangsa dan tegaknya NKRI.
Kegiatan di buka oleh Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Arh Syarief SB yang di wakili Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 0510/Tigaraksa, menciptakan forum diskusi yang berharga untuk membahas ancaman bahaya laten Komunis.
Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi mengatakan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai unsur TNI dan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tujuan utama kegiatan ini, yaitu agar setiap prajurit dan keluarga besar TNI memahami secara mendalam tentang bahaya laten Komunis ,” katanya. ** (Nan)

















