- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
Bupati Blitar Minta Semua Elemen Kompak Hadapi Tantangan Krisis Pangan dan Energi

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Upacara bendera bertempat di aloon - aloon Kantor Kabupaten Blitar pada Rabu (12/10/22.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Menandai peringatan hari ulang tahun Provinsi.Jawa Timur ke 77, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Upacara bendera bertempat di aloon - aloon Kantor Kabupaten Blitar pada Rabu (12/10/22). Bupati Blitar bertindak selaku Inspektur Upacara yang diikuti Sekda, para asisten, kepala OPD dan seluruh ASN dilingkup Pemkab Blitar.
Bupati Blitar Hj, Rini Syarifah dalam sambutanya mengingatkan kembali dengan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur telah memberikan arahan terkait persiapan untuk menghadapi resesi global yang harus dihadapi.
.jpg)
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
"Sebagaimana arahan Gubernur Jawa Timur yang banyak memotivasi kepada kita, tentang ancaman resesi ini kita harus benar-benar siap, beliau ada misi dagang, opop yang merupakan gerakan ekonomi luar biasa,"ungkapnya
Rini Syarifah juga mengajak agar semua elemen yang ada akan terus bangkit karena satu hal, yakni Jawa Timur telah mendapat pengakuan paling bagus seluruh Indonesia dalam menata perekonomian .
Mak Rini menyebutkan Pemkab Blitar meraih penghargaan Tim Pengendali Inflansi Daerah terbaik se Jawa Bali dari Menko Perekonomian. Hal ini merupakan salah satu langkah Pemkab Blitar untuk menghadapi masa resesi.

Selanjutnya dalam membacakan sambutan Gubernur, Rini Syarifah sampaikan adanya tindakan nyata untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah dengan Inovasi implementasi praktis dari suatu ide yang baru untuk menyelesaikan persoalan.
"ini menjadi keharusan dalam semangat saat ini,karena pergerakan gagasan, jasa, barang, perdagangan, data dani nformasi antar kota, antar bangsa dan negara adalah keniscayaan ummat manusia. Pada era ketika semua hal bergerak dan tidak ada yang diam, maka komunitas politik negara bangsa atau provinsi dan kota yang sanggup menyatu padukan inisiatif, kolaborasi dan inovasi sebagai daya cipta, dengan mengedepanpan karakter IKI," tandasnya.
Mengapa karakter lKl yang kami kedepankan di tengah khidmat
Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-77. Mengingat kita saat ini
menghadapi zaman dengan tantangan-tantangan yang tidak mudah dan
sifatnya mendunia. Setelah kita baru saja recovery dari tantangan dunia yakni gelombang pandemi covid-19.
"Saat ini yang kita menghadapi adalah ancaman krisis pangan, krisis energi serta krisis keuangan bahkan berpotensi terjadinya resesi dunia, baik akibat Perang Rusia - Ukraina, climate change (perubahan iklim) yang membutuhkan transformasi besar dalam bidang energi yang terbarukan (renewable energy).
Semua hal itu terkait dengan tantangan yang tidak berhentinya waktu demi waktu, kita
perlu melakukan perubahan cara pandang, perubahan cara kerja,
perubahan sikap, perubahan mental dan perubahan aksi,"pungkasnya. (za/mp)















