- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
BPBD Majalengka Imbau Warga Waspadai Peningkatan Curah Hujan Menjelang Akhir Januari 2026

Keterangan Gambar : Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim. Rabu, (21/01/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seiring adanya peningkatan curah hujan menjelang akhir Januari 2026. Imbauan ini menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Majalengka.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor atmosfer, baik global maupun regional. Kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Berdasarkan informasi BMKG, kelembapan udara yang tinggi dan labilitas atmosfer yang kuat sangat mendukung terbentuknya awan hujan secara masif. Ditambah dengan pengaruh Monsun Asia dan aktivitas gelombang atmosfer, maka risiko cuaca ekstrem di Majalengka perlu diwaspadai bersama,” ujar Agus Tamim, Selasa (21/1/2026).
Baca Lainnya :
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
Ia menegaskan, BPBD Kabupaten Majalengka telah menyiagakan personel serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait, pemerintah kecamatan, hingga relawan kebencanaan untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak lengah. Warga yang tinggal di sekitar daerah rawan banjir, bantaran sungai, dan wilayah perbukitan agar lebih waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam durasi lama,” katanya.
Agus Tamim juga mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi serta melakukan langkah-langkah pencegahan sederhana di lingkungan masing-masing.
“Bersihkan saluran air di sekitar rumah, hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang, serta jauhi tiang dan peralatan listrik ketika terjadi hujan petir. Jika terjadi kondisi darurat atau bencana, segera laporkan kepada BPBD melalui call center 0823-4040-0300, atau hotline gratis di 112” tambahnya.
BPBD Kabupaten Majalengka berharap peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga. ** (Agit)

















