- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
BPBD Majalengka Imbau Warga Waspadai Peningkatan Curah Hujan Menjelang Akhir Januari 2026

Keterangan Gambar : Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim. Rabu, (21/01/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seiring adanya peningkatan curah hujan menjelang akhir Januari 2026. Imbauan ini menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Majalengka.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor atmosfer, baik global maupun regional. Kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Berdasarkan informasi BMKG, kelembapan udara yang tinggi dan labilitas atmosfer yang kuat sangat mendukung terbentuknya awan hujan secara masif. Ditambah dengan pengaruh Monsun Asia dan aktivitas gelombang atmosfer, maka risiko cuaca ekstrem di Majalengka perlu diwaspadai bersama,” ujar Agus Tamim, Selasa (21/1/2026).
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Ia menegaskan, BPBD Kabupaten Majalengka telah menyiagakan personel serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait, pemerintah kecamatan, hingga relawan kebencanaan untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak lengah. Warga yang tinggal di sekitar daerah rawan banjir, bantaran sungai, dan wilayah perbukitan agar lebih waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam durasi lama,” katanya.
Agus Tamim juga mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi serta melakukan langkah-langkah pencegahan sederhana di lingkungan masing-masing.
“Bersihkan saluran air di sekitar rumah, hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang, serta jauhi tiang dan peralatan listrik ketika terjadi hujan petir. Jika terjadi kondisi darurat atau bencana, segera laporkan kepada BPBD melalui call center 0823-4040-0300, atau hotline gratis di 112” tambahnya.
BPBD Kabupaten Majalengka berharap peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga. ** (Agit)

















