- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Bersama Yayasan PEKKA, Kemenkop UKM Berdayakan Ekonomi Perempuan

Megapolitanpos.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berkolaborasi dengan Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) untuk mendukung pengembangan ekonomi perempuan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik di Jakarta, Jumat (11/11/2022) mengatakan, usai menerima audiensi pengurus PEKKA dari 27 provinsi se Indonesia. Dalam pertemuan ini, para anggota PEKKA menyampaikan insiaitif dan keinginan untuk berkolaborasi dengan KemenKopUKM dalam hal pemberdayaan perempuan.
"Kolaborasi dalam pendampingan dan penguatan kapasitas ekonomi UMKM maupun koperasi. Hal ini sangat bagus dan juga sejalan dengan prioritas Kementerian Koperasi sekarang, yakni untuk pengembangan usaha perempuan, anak muda dan produk ramah lingkungan," kata Riza Damanik.
Baca Lainnya :
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Lebih lanjut, Riza menambahkan agenda KemenKopUKM tahun 2022 adalah pemulihan dan tranformasi UMKM nasional. Untuk itu, sebagian besar program prioritas KemenKopUKM tahun 2022 langsung menyasar anak muda, perempuan, serta fokus untuk mendukung pengembangan usaha yang ramah lingkungan berbasis keunggulan lokal.
Menurutnya, peluang perempuan di sektor UMKM saat ini sangatlah besar dan perlu dioptimalkan. Hal ini didukung dengan data di mana saat ini sekitar 64 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.
Yayasan PEKKA fokus pada pemberdayaan perempuan kepala keluarga untuk menjamin dan meningkatkan penghidupan serta aktif dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan. Didukung oleh Program MAMPU, PEKKA beroperasi di 27 provinsi dan sekitar 129 desa/kelurahan.(ASl/Red/MP).
















