Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.

By Titus MP 08 Okt 2026, 20:33:25 WIB Tangerang Kota
Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang Sachrudin didampingi Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono memimpin Evaluasi Bulanan Kewilayahan di Ruang Akhlakul Karimah, membahas berbagai persoalan wilayah dan tindak lanjut pelayanan masyarakat, Kamis (08/10/2026).


MEGAPOLITANPOS.COM,Tangerang - Berbagai persoalan di wilayah menjadi atensi Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat memimpin Evaluasi Bulanan Kewilayahan di Ruang Akhlakul Karimah, Kamis (08/10/2026). Satu per satu persoalan dibahas, mulai dari kesiapan menghadapi musim hujan hingga pelayanan masyarakat, agar tidak berhenti sebagai catatan, tetapi berujung pada penyelesaian.

Sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari potensi banjir, kondisi drainase, jalan rusak, PJU, kabel semrawut, penataan parkir di Stasiun Poris, hingga persoalan kesehatan.

“Ini evaluasi yang kita laksanakan setiap bulan. Kita ingin melihat pelaksanaan program kegiatan yang dilakukan di setiap perangkat daerah maupun di wilayah, termasuk kesehatan dan Puskesmas, tentang persoalan dan kendala yang ada. Kita ingin agar pelayanan masyarakat kita lebih baik lagi,” ujar Sachrudin.

Baca Lainnya :

Memasuki musim hujan, Sachrudin meminta seluruh jajaran memperkuat mitigasi, terutama di titik-titik rawan banjir. Sebelum puncak musim hujan, saluran air, drainase, dan gorong-gorong harus dipastikan berfungsi serta dibersihkan dari berbagai hal yang berpotensi menghambat aliran air.

“Para camat, lurah harus tahu potensi masalah apa pun yang ada di wilayahnya, termasuk masalah banjir. Ajak masyarakat untuk kerja bakti, bersihkan lingkungan, terutama saluran-saluran air yang memang berpotensi menghambat aliran,” katanya.

Menurutnya, persoalan sampah juga perlu menjadi perhatian karena dapat menyumbat drainase dan memperbesar potensi genangan. Karena itu, camat dan lurah didorong untuk mengajak masyarakat memperkuat gotong royong dan kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan.

“Pak camat, lurah ajak masyarakat melakukan gotong royong, kerja bakti dan lain sebagainya yang berdampak baik pada lingkungan,” jelasnya.

Selain kondisi drainase dan lingkungan, Sachrudin meminta kondisi cuaca dan debit Sungai Cisadane terus dipantau. Hujan yang terjadi di wilayah Bogor maupun Tangerang turut memengaruhi kondisi aliran sungai, sehingga kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini.

Selain banjir, persoalan lain yang ditemukan di wilayah juga diminta tidak berhenti sebagai catatan rapat. Setiap masalah harus ditangani sesuai kewenangan dan memiliki tindak lanjut yang jelas.

“Semua harus kita lihat dan segera ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” tegasnya.

Menurut Sachrudin, keberhasilan evaluasi kewilayahan bukan diukur dari banyaknya persoalan yang dibahas, melainkan dari seberapa cepat persoalan tersebut direspons dan diselesaikan sehingga pelayanan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih baik.

“Jangan sampai persoalan berhenti di ruang rapat. Setiap masalah harus ada tindak lanjutnya, ada penyelesaiannya, dan yang paling penting, ada manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Berbagai persoalan di wilayah menjadi atensi Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat memimpin Evaluasi Bulanan Kewilayahan di Ruang Akhlakul Karimah, Kamis (08/10/2026). Satu per satu persoalan dibahas, mulai dari kesiapan menghadapi musim hujan hingga pelayanan masyarakat, agar tidak berhenti sebagai catatan, tetapi berujung pada penyelesaian.

Sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari potensi banjir, kondisi drainase, jalan rusak, PJU, kabel semrawut, penataan parkir di Stasiun Poris, hingga persoalan kesehatan.

“Ini evaluasi yang kita laksanakan setiap bulan. Kita ingin melihat pelaksanaan program kegiatan yang dilakukan di setiap perangkat daerah maupun di wilayah, termasuk kesehatan dan Puskesmas, tentang persoalan dan kendala yang ada. Kita ingin agar pelayanan masyarakat kita lebih baik lagi,” ujar Sachrudin.

Memasuki musim hujan, Sachrudin meminta seluruh jajaran memperkuat mitigasi, terutama di titik-titik rawan banjir. Sebelum puncak musim hujan, saluran air, drainase, dan gorong-gorong harus dipastikan berfungsi serta dibersihkan dari berbagai hal yang berpotensi menghambat aliran air.

“Para camat, lurah harus tahu potensi masalah apa pun yang ada di wilayahnya, termasuk masalah banjir. Ajak masyarakat untuk kerja bakti, bersihkan lingkungan, terutama saluran-saluran air yang memang berpotensi menghambat aliran,” katanya.

Menurutnya, persoalan sampah juga perlu menjadi perhatian karena dapat menyumbat drainase dan memperbesar potensi genangan. Karena itu, camat dan lurah didorong untuk mengajak masyarakat memperkuat gotong royong dan kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan.

“Pak camat, lurah ajak masyarakat melakukan gotong royong, kerja bakti dan lain sebagainya yang berdampak baik pada lingkungan,” jelasnya.

Selain kondisi drainase dan lingkungan, Sachrudin meminta kondisi cuaca dan debit Sungai Cisadane terus dipantau. Hujan yang terjadi di wilayah Bogor maupun Tangerang turut memengaruhi kondisi aliran sungai, sehingga kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini.

Selain banjir, persoalan lain yang ditemukan di wilayah juga diminta tidak berhenti sebagai catatan rapat. Setiap masalah harus ditangani sesuai kewenangan dan memiliki tindak lanjut yang jelas.

“Semua harus kita lihat dan segera ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” tegasnya.

Menurut Sachrudin, keberhasilan evaluasi kewilayahan bukan diukur dari banyaknya persoalan yang dibahas, melainkan dari seberapa cepat persoalan tersebut direspons dan diselesaikan sehingga pelayanan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih baik.

“Jangan sampai persoalan berhenti di ruang rapat. Setiap masalah harus ada tindak lanjutnya, ada penyelesaiannya, dan yang paling penting, ada manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.(Tus)




  • Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.

    🕔20:33:25, 08 Okt 2026
  • HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.

    🕔20:23:55, 08 Okt 2026
  • Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.

    🕔22:10:30, 07 Okt 2026
  • Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.

    🕔17:58:40, 02 Okt 2026
  • Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.

    🕔17:52:07, 02 Okt 2026