- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
Beredarnya Cover Palsu Majalah Terkenal Untuk Serang Anies, Aktivis 98 : Bukti Anies Capres Paling Ditakuti Lawan.
Mereka melakukan cara kotor, mungkin karena cara-cara elegan mereka sudah habis stocknya

Keterangan Gambar : Agung Nugroho
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-ini (10/6) beredar cover majalah bahwasannya yang isinya menyerang Anies Baswedan. Dalam Cover itu dikatakan bahwa Anies difitnah menerima aliran dana dari hasil suap proyek pertamina yang ditulis di cover palsu tersbut dilakukan oleh Sugeng Suparwoto, ketua komisi VII DPR RI.
Selain itu, dalam cover palsu yang mengatasnamakan majalah terkenal itu, Anies juga difitnah menerima aliran dana dari proyek BTS yang diduga terdapat kasus korupsi hingga menkominfo, Jhony G Pilate dicokok KPK.
Menanggapi hal tersebut, Agung Nugroho, pendiri Konsolidasi Demokrasi Aktivis 98 (KDA 98) sangat menyesalkan masih digunakannya cara-cara kotor dan keji hanya untuk menjatuhkan citra Anies Baswedan.
Baca Lainnya :
- 4 Siswa SMP Di Jakarta Hina Palestina, Jari Pena : Harus. Diberi Sanksi Tegas.
- Dukung Upaya Dinkes Tanggulangi DBD Dengan Pelepasan Nyamuk Wolbachia.
- Nadiem Bukan Menteri Tapi Malah Mirip Sales Bahan Seragam Sekolah.
- Prabowo Mau Bangun Puskesmas Canggih, Rekan Indonesia : Cuma Bangun Citra Politik Saja.
- Calon DPD RI Nomor Urut 20 Siap di Pilih Rakyat Jakarta
"pelakunya adalah orang-orang yang anti demokrasi sehingga menggunakan cara-cara kotor dan fitnah" tegas Agung, yang juga ketua umum Rekan Indonesia.
Agung tidak habis pikir, bagaimana cara-cara "primitif" masih digunakan dalam pertarungan pilpres 2024.
"ini membuktikan bahwa para pesaing Anies Baswedan tidak percaya diri dan takut kalah dalam pilpres 2024, dan bukti bahwa geliat perubahan di bawah sangat besar" ujar Agung.
Agung yakin Anies pasti akan menyikapi dengan senyuman ketika Anies tahu ada cover majalah terkenal palsu tersebut yang memfitnah dirinya. Dan tidak berpengaruh sama sekali di basis massa pendukung Anies.
"Mereka melakukan cara kotor, mungkin karena cara-cara elegan mereka sudah habis stocknya" ujar Agung.
Agung juga yakin, bahwa Anies tidak berniat untuk melaporkannya secara hukum, karena Anies itu figur yang sangat paham tentang berdemokrasi, bagi Anies mungkin itu di anggap sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sedang berjalan saat ini, tambah Agung.


.jpg)
.jpg)













