- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
- Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Hadirkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah
- Bupati Barito Utara Resmikan Penggunaan Masjid Nurul Iman Desa Lemo I
- Wujudkan Soliditas Nyata PGRI, Korpri dan Baznas Kabupaten Blitar Bagikan 7.200 paket Takjil
- Partai NasDem Terima Aspirasi Gerakan Koperasi, Peran Perkoperasian Diperkuat
Aksi Bersih-Bersih Kolaborasi Babinsa Bersama Warga Sasar Fasos dan Fasum

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Babinsa Koramil 09/Serut, Kodim 0506/Tgr bersama warga dan petugas Damkar melaksanakan aksi pembersihan sampah-sampah yang menumpuk di lahan Fasos dan Fasum Kelurahan Rawa Kutuk RT 12/08 Kecamatan Setu Kota Tangsel, Senin (20/01/2025).
Kegiatan gotong royong atau karya bhakti tersebut ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mencegah terjadinya banjir akibat tersumbatnya gorong-gorong atau sanitasi dikarenakan adanya penumpukan sampah.

Baca Lainnya :
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Danramil 09/Setu Mayor Arh Didik Wahyudi menjelaskan, pembersihan sampah-sampah tersebut dilakukan dengan cara kerja bakti atau gotong royong antara Babinsa bersama warga dan petugas Damkar agar jalan menjadi rapih serta untuk menjaga kenyamanan dan keindahan lingkungan serta saluran air tidak tersumbat oleh sampah.
"Sampah-sampah yang menumpuk di lahan Fasos dan fasum tersebut dapat menimbulkan dampak negatif seperti mengurangi kenyamanan dan keindahan lingkungan," katanya.
"Penyumbatan saluran air dan akan bisa menyebabkan banjir serta akan menjadi sumber penyebaran penyakit," tambahnya.

Danramil menjelaskan, dalam kerja bakti yang terlibat langsung 6 personil Babinsa Koramil 09/ Setu yang di pimpin Serka Rustam, tiga orang personil Damkar Kecamatan Setu, Ketua RW 08 dan warga masyarakat sekitar.
Serka Rustam Babinsa Koramil 09/Setu mengatakan bahwa sebaiknya membuang sampah pada tempatnya, jangan buang sampah sembarangan.
“Semuanya itu harus kita sadari dan perlu dilakukan bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu dengan lingkungan yang bersih, menjadi langkah awal terciptanya hidup sehat,” ungkapnya.
Untuk mencegah agar tidak terjadi penumpukan sampah di saluran air, sebaiknya kita mengurangi pembuangan sampah yang berlebihan dan menjadikan sampah menjadi daur ulang atau mengolah sampah organik menjadi kompos," katanya. ** (Nan)

















