- EDRR Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Global di JIExpo Kemayoran
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
Wamendag Jerry Sambuaga Dorong Inovasi Produk UMKM di Riau

MEGAPOLITANPOS.COM, Kampar Riau – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengunjungi sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Teras Kota Food and Play di Kabupaten Kampar, Riau untuk berdiskusi dengan pelaku UMKM hari ini, Rabu 20 September 2023.
Jerry menekankan pentingnya pelaku UMKM memulai dan meningkatkan inovasi produk.
"Pelaku UMKM Riau tidak perlu ragu berinovasi. Kementerian Perdagangan(Kemendag) siap mengkurasi produk UMKM dan memberi pendampingan hingga siap ekspor. Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) menyelenggarakan sejumlah pendidikan dan pelatihan berlokasi di kantornya di bilangan Grogol.
Baca Lainnya :
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
Selain itu, PPEJP juga rutin menggelar program pendampingan ekspor (Export Coaching Program/ECP)," urai Wamendag Jerry.
Lebih lanjut, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan menunjukkan keberpihakan kepada UMKM dengan menyediakan berbagai fasilitas dan menggelontorkan bantuan untuk memberdayakan UMKM.
Jerry menerangkan, Kemedag memfasilitasi pengembangan UMKM agar produknya semakin baik dan kompetitif, serta mendapatkan buyer pada tahap selanjutnya.
Pertama, mengkurasi dan menggelar pelatihan ekspor, seperti merancang kemasan atau prosedur ekspor.
Kedua, melakukan standardisasi dan sertifikasi, seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikasi halal.
Peraturan Menteri Perdagangan No 50 Tahun 2020 yang tengah direvisi, salah satunya mensyaratkan pelaku usaha harus mencantumkan SNI dan logo halal di kemasannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketiga, penjajakan kesepakatan bisnis. "Untuk ini, pelaku UMKM dapat difasilitasi 46 perwakilan perdagangan (perwadag) yang tersebar di seluruh dunia.
Mereka dapat memberi informasi pasar kepada pelaku UMKM, seperti produk apa yang dapat diterima di negara tempat perwadag tersebut ditugaskan atau bagaimana karakteristik pasar.
Perwadag juga dapat memfasilitasi pertemuan dengan pelaku usaha setempat dan keikutsertaan di pameran di luar negeri," urai Wamendag Jerry.
Diskusi dihadiri 50 pelaku UMKM makanan dan minuman, serta kerajinan di Riau. Turut hadir Ketua Umum Forum UKM Indonesia (Forkindo) Riau Muhammad Aulia; Ketua Harian Forkindo Riau Pulzi Koto; anggota DPRD Riau Sewitri, dan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti.
Teras Kota adalah pusat bisnis dan jasa terdiri dari pusat oleh-oleh, permainan anak-anak, dan terdapat gerai peti kemas yang menyajikan dan memasarkan beraneka ragam produk makanan olahan dan kerajinan dari 100 pelaku UMKM Riau.
Teras Kota juga menjadi tempat berkumpulnya para komunitas untuk menikmati makanan yang dijual dari gerai peti kemas. Teras kota berdiri pada tanggal 10 Mei 2022 silam. Nama Teras Kota diambil berdasarkan wilayah berdirinya Bangunan Teras Kota berbatasan langsung antara Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar. Teras Kota diharapkan menjadi pusat bisnis dan pusat pengembangan UMKM Riau.(Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)













