- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Wamen UMKM Apresiasi Muhammadiyah Jogja Expo 2025 Perkuat Kapasitas Wirausaha

Keterangan Gambar : WamenUMKM Helvi Moraza
MEGAPOLITANPOS.COM, Yogyakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mengapresiasi penyelenggaraan Muhammadiyah Jogja Expo #4 2025 dan menyebut para pengusaha UMKM sebagai sosok pejuang kemanusiaan.
Wamen Helvi saat menghadiri Muhammadiyah Jogja Expo #4 2025 di Yogyakarta, Minggu (14/9), juga mengapresiasi para pengusaha UMKM yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi bangsa ini.
"Hasil kerja UMKM itu menyukseskan misi penting dalam hidup yakni mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Helvi.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
Guna mencapai hal tersebut, Helvi menekankan, UMKM harus bisa menjaga kualitas produk dan berhubungan baik dengan konsumen.
Selain itu, Wamen melanjutkan, UMKM harus memiliki kedisiplinan waktu, mau berinovasi, serta berani beradaptasi dengan perubahan di era digital.
"Menjaga loyalitas dengan konsumen itu syarat mutlak untuk keberlanjutan usaha. Integritas kejujuran dengan menjaga kualitas produk juga penting agar usaha bisa bertahan dalam jangka waktu panjang," tutur Helvi.
Sebagai langkah mendukung hal tersebut, Helvi mengungkapkan, pemerintah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pengusaha UMKM. Tercatat, KUR sebanyak Rp3,3 triliun telah disalurkan kepada 63.493 pengusaha UMKM se-DIY.
Pemerintah melalui Kementerian UMKM juga memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan kemudahan perizinan, akses permodalan, pelatihan dan pendampingan, serta memberikan fasilitas pemasaran dan digitalisasi.
"Kami percaya dengan dukungan yang tepat, UMKM kita bisa naik kelas, maju, dan berdaya saing," kata Helvi.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen UMKM Helvi juga mengapresiasi kerja sama Muhammadiyah dan Pemerintah DIY dalam mengembangkan wirausaha di Yogyakarta.
Ke depan, dia berharap UMKM dapat semakin berkembang berkat kolaborasi lintas instansi antara kementerian, pemerintah daerah, perbankan, organisasi, dan perguruan tinggi.
"Mari bersama kita wujudkan wirausaha tangguh, UMKM tumbuh, Indonesia maju," tegas Helvi.
Sementara itu, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Riduwan menambahkan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Hal ini sesuai hasil studi yang menunjukkan UMKM punya ketahanan luar biasa saat terjadi gejolak ekonomi.
"Kelincahan ini menunjukkan UMKM bisa lebih sustainable dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Riduwan.
Riduwan menambahkan, pihaknya ingin fokus memberikan kontribusi positif terhadap kemandirian ekonomi Indonesia sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah.
Upaya Kementerian UMKM, Pemerintah DIY, dan Muhammadiyah dalam mengembangkan wirausaha turut mendapat apresiasi dari pengusaha UMKM yang mengikuti Muhammadiyah Jogja Expo #4 2025.
Titin Kusnawati, pemilik UMKM Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Nyoss, merasa kehadiran Wamen UMKM Helvi Moraza menjadi wujud dukungan pemerintah bagi UMKM dari DIY dan sekitarnya.
"Pak Wamen Helvi menyampaikan bahwa Pemerintah siap memfasilitasi UMKM terutama terkait pembiayaan dan pendampingan. Alhamdulillah pemerintah sangat mendukung perkembangan UMKM," katanya.
Titin berharap, kolaborasi pemerintah dan pihak terkait mampu menguatkan UMKM sehingga mengantarkan kesejahteraan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup rumah tangga rakyat Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















