- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
Wamen Helvi Moraza Dorong Pengusaha UMKM Banjarmasin Masuk Ekosistem Digital

Keterangan Gambar : Wamen UMKM Helvi Moraza saat membuka kegiatan Pasar dan Bazar Murah di Banjarmasin, Kamis (19/6).
MEGAPOLITANPOS.COM, Banjarmasin – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza mengajak para pengusaha UMKM di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk masuk dan terhubung ke dalam ekosistem digital guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
“Talenta wirausaha muda dari Kota Banjarmasin punya potensi besar untuk menumbuhkembangkan UMKM. Tantangan kita adalah bagaimana mendorong UMKM naik kelas dengan menembus pasar, baik domestik maupun global,” kata Wamen UMKM Helvi Moraza saat membuka kegiatan Pasar dan Bazar Murah di Banjarmasin, Kamis (19/6).
Wamen Helvi Moraza menekankan pentingnya akselerasi dan digitalisasi UMKM, seiring pertumbuhan pesat ekonomi digital Indonesia yang pada 2024 mencapai nilai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar 90 miliar dolar AS atau setara Rp1.400 triliun, naik 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
Kontribusi ekonomi digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional juga mencapai 4–5 persen, dan ditargetkan meningkat menjadi 20 persen pada 2045.
“Transformasi digital menjadi syarat mutlak untuk UMKM agar tidak tertinggal. Karena itu, kami menggandeng perguruan tinggi di Banjarmasin untuk mengembangkan kerja sama dalam peningkatan teknologi dan mencetak wirausaha muda baru melalui program Entrepreneur Hub,” Kata Wamen UMKM.

Lebih lanjut, Wamen UMKM menyampaikan, pemerintah terus berkomitmen memberikan dukungan nyata kepada UMKM. Di tahun ini, sejumlah program strategis disiapkan untuk memperkuat sektor usaha mikro, mulai dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih diarahkan ke sektor produksi, hingga penghapusan piutang macet UMKM.
Selain itu, UMKM juga didorong untuk terlibat aktif dalam program nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan pembangunan tiga juta unit perumahan rakyat. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan kewirausahaan secara menyeluruh dan memperkuat basis data UMKM melalui sistem SAPA UMKM, yang menjadi fondasi penting dalam perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Dengan sinergi antar-stakeholder, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan perbankan, kita percaya UMKM Indonesia bisa naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” Kata Wamen UMKM.
Di tempat yang sama, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
"Pemerintah Kota Banjarmasin sangat menyadari peran strategis ini, oleh karena itu kami terus berupaya hadir melalui berbagai program seperti pelatihan, pendampingan usaha, fasilitasi, promosi dan pembiayaan termasuk melalui kegiatan bazar," kata Walikota Banjarmasin.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















