- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
Viral Parkir Liar Pasang Tarif Mahal, PSI Minta Dishub Evaluasi Total Aturan Main Parkir di Jakarta

Keterangan Gambar : Ilustrasi Parkir Liar. (net)
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta - Viral seorang juru parkir meminta pemotor bayar Rp 10 ribu di kawasan Senayan, Jakarta. Dalam video yang beredar, pemotor terlibat cekcok dengan juru parkir yang minta bayaran Rp 10 ribu.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta William A. Sarana menyatakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta perlu melakukan penindakan terkait parkir liar yang marak terjadi di Jakarta.
"Ini bukan kejadian pertama, harus ada evaluasi total dari Dishub DKI, khususnya wilayah jantung ibu kota seperti Masjid Itiqlal, Kawasan Senayan dan lainnya," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
Dia juga mengatakan Dishub DKI Jakarta perlu melakukan evaluasi total terkait aturan parkir di DKI Jakarta. Selain itu, parkir liar ini merugikan pemprov karena banyak potensi pendapatan yang hilang dan tidak masuk kas daerah.
"Segera lakukan standarisasi aturan main parkir di Jakarta oleh Dishub, karena banyak potensi pendapatan dari parkir yang hilang dan tidak masuk ke kas daerah," urainya.
William juga menilai parkir liar di Jakarta bukan hal yang baru, ini sudah berlangsung lama. Seolah tidak ada iktikad baik dari Dishub DKI untuk menertibkan parkir liar di sejumlah titik Jakarta.
"Parkir liar juga menjadi salah satu faktor terjadinya kemacetan di ibu kota. Belum lagi harus dipertanyakan kemana aliran dana parkir liar tersebut," tegasnya. ** (Jhn)




.jpg)



.jpg)







