- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
Uji Coba MBG Hari Kedua, Dr. Nurdin : Anak-Anak Antusias dengan Menu Makanan dan Ada yang Minta Tambah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Memasuki hari kedua Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan Program Unggulan Presiden Terpilih dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029 di Kota Tangerang, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, meninjau langsung pelaksanaan uji coba MBG di SDN Pasar Baru 1 dan SMPN 29 Kota Tangerang, Selasa, (06/08/2024).
Dalam tinjauannya, Pj Wali Kota, mengungkapkan, hingga hari kedua pelaksanaan MBG di Kota Tangerang, sejauh ini anak-anak SD dan SMP yang menjadi sasaran program uji coba sangatlah antusias dengan makanan yang disajikan.
"Sampai dengan hari kedua pelaksanaan uji coba MBG di Kota Tangerang ini, secara umum anak-anak sangatlah antusias dengan makanan yang disajikan. Bahkan ada yang minta nambah. Namun, kita coba juga berikan pemahaman bahwa porsi yang disajikan sudah sesuai dengan saran dari ahli gizi, sehingga yang utama di sini adalah kecukupan dalam pemenuhan gizi yang seimbang bagi anak-anak kita," tutur Pj Wali Kota.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Dr. Nurdin, menambahkan, program uji coba MBG tersebut, juga merupakan sarana edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang mereka.
"Termasuk ada beberapa yang tidak doyan sayur juga kita berikan pengertian. Dan kita minta untuk mencoba dan ternyata setelah dicoba untuk makan sayur mereka akhirnya doyan juga. Karena mungkin kebiasaan tidak pernah makan sayur. Nah melalui program MBG di sekolah ini mereka nanti akan jadi terbiasa untuk makan-makanan yang bergizi seimbang," terang Dr. Nurdin.
"Dan kami juga menerima aspirasi dari anak-anak agar ke depannya kualitas sajian MBG kita semakin baik. Di mana kita telah menyiapkan lima menu pilihan yang bisa dipilih oleh masing-masing sekolah. Agar anak-anaknya tidak bosan dan juga sebagai upaya kita untuk mendiversifikasikan makan yang disajikan," imbuhnya
Lebih lanjut, mantan Kepala Pusdatin Kemendagri tersebut, mengungkapkan, Pemkot Tangerang sepenuhnya mendukung pelaksanaan uji coba MBG ini dan siap menjadi role model bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
"Kami ingin mensimulasikan bagaimana kebijakan ini bisa dijalankan di Kota Tangerang dengan memanfaatkan tata kelola yang ada. Mulai dari pemberdayaan UMKM-nya, kemudian keterlibatan sekolahnya, bahwa hal ini bisa dijalankan seperti apa adanya. Makanya kita melihat penganggaran yang existing ada ini adalah melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang di dalamnya itu sudah ada komponen makan dan minum. Sehingga tidak mengurangi alokasi untuk operasional sekolah yang ada," jelas Pj.
Untuk diketahui, di hari kedua ini pelaksanaan uji coba MBG dilakukan di lima sekolah yakni SDN Karawaci 7, SDN Pasar Baru 1, MtsN 2 Tangerang, SMPN 6 serta SMPN 29 Kota Tangerang dengan target sejumlah 4.128 siswa. ** (Jhn)
















