Breaking News
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Toilet Umum di Taman Iring Witu Buntok Tak Diurus

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) - Toilet umum sebagai salah satu fasilitas publik , yang keberadaannya sangat vital. Sesuai namanya, toilet umum disediakan di tempat umum seperti taman, hatle ,terminal serta pasar atau fasilitas publik lainnya. Namun, kenyataannya, keberadaan toilet juga bisa menimbulkan masalah apa bila kebersihannya tidak terjaga. Hal serupa terjadi di taman Iring Witu Buntok. Tepatnya pertigaan lampu merah Jalan Tugu, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah(Kalteng), yang mana keberadaan toilet umum tersebut, Selain kebersihan, toilet sangatlah bau dan kotor. Wanita setengah baya Juayah, 46 tahun, wanita penjual bakso, mie ayam yang berjualan di lingkungan setempat mengatakan,(Senin/27/12/2021) fasilitas publik itu tak pernah dipelihara. " WC umum itu sejak selesai pekerjaannya tahun 2017 silam sampai saat ini tidak terpilihara oleh dinas instansi terkait. Sehingga kami yang berjualan di sini sangatlah terganggu dengan aroma bau yang berasal dari WC umum Taman Iring Witu tersebut," ucapnya. Iapun berharap agar instansi terkait memperhatikan, menjaga kebersihan dan kenyamanan toilet untuk mewujudkan kenyamanan bersama. Serta Dinas terkait membemberikan sosialisasi Kesadaran warga sebagai pengguna untuk memelihara kebersihan. Mengingat penting tempat buang hajat itu," cetusnya. Isna 50 tahun, juga menambahkan, "Kalau WC itu sangat bau amis alias bau hancing dengan aroma yang tidak sedap," ucapnya.
- "Kami berharap kepada dinas atau Instansi terkait supaya bisa merawat prasarana itu supaya kenyamanan dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang sering berkunjung ke taman ini. Apalagi ketika sore hari banyak anak - anak yang dibawa orang tuanya untuk bermain di taman ini." cetusnya. (Ade/Red/MP).


.jpg)






.jpg)






