- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
Tanggap Bencana Dukungan Penanganan Lapangan, Polri Kerahkan Pasukan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Keterangan Gambar : Polri kerahkan pasukan ke daerah bencana Aceh dan Sumatera
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan dukungan strategis, perluasan area evakuasi, serta penambahan sumber daya identifikasi korban dan pemulihan psikologis masyarakat terdampak. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menuntut disiplin, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi. “Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” ujarnya. Wakapolri juga menyampaikan bahwa percepatan pengiriman pasukan serta logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi lapangan.

Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
- Taklimat Presiden Prabowo kepada 800 Pati TNI-Polri: Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
Total 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 bersama 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis (masing-masing 5 disebar ke Sumut, Sumbar, dan Aceh pada gelombang berikutnya), serta 9 personel humas. Penugasan komando lapangan ditetapkan melalui penempatan Kombes Pol. Monang untuk sektor Sumatera Utara, AKBP Hendrick Situmorang untuk sektor Sumatera Barat, dan Kombes Pol. Aditya sebagai unsur cadangan strategi bila terjadi eskalasi. Sementara itu unsur pengendali Baharkam juga diperkuat dengan penempatan KBP Gattot Aris Purbaya di Sumut, KBP Gun Heriadi di Aceh, dan KBP Slamet Hernawan di Sumbar.
Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui Terminal APK Bandara Soekarno–Hatta pada pukul 14.00 WIB. Rute penggelaran personel terbagi menjadi tiga sektor utama, yaitu Brimob 100 personel menuju Kuala Namu kemudian diarahkan ke Sibolga, Sabhara 100 personel juga melalui Kuala Namu dengan penugasan lanjutan menuju Silangit, dan Brimob 100 personel lainnya dialihkan menuju Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau dengan pengaturan teknis oleh Karoops. Sisa 100 Brimob ditempatkan sebagai pasukan rotasi dan cadangan untuk penguatan lanjutan tiga wilayah tersebut. Setelah tiba, pasukan di Silangit diproyeksikan bergerak meliputi Tapanuli Utara (dua unit) serta Tapanuli Selatan (tiga unit), sedangkan pasukan yang masuk melalui Sibolga akan mengarah ke Tapanuli Tengah sebagai sektor prioritas.
Penguatan logistik dalam operasi ini berasal dari Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Metro Jaya, dilengkapi tambahan terbaru berupa 600 dus makanan siap saji serta penguatan tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya yang sedang dalam proses manifesting. Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa seluruh pendistribusian logistik dilakukan secara berlapis untuk memastikan efektivitas penyaluran. “Seluruh logistik diperiksa satu per satu sebelum diberangkatkan. Kami memastikan distribusi dilakukan berkelanjutan agar seluruh daerah terdampak menerima dukungan yang memadai,” tegasnya. Ia melanjutkan bahwa percepatan aliran logistik menjadi prioritas utama guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang sulit dilalui. “Tujuannya jelas—mempercepat penanganan, menembus wilayah terisolir, dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” tambahnya.
Dengan pengerahan ini, Polri menegaskan kesiapan penuh untuk memperluas operasi kemanusiaan, mempercepat proses evakuasi, serta meningkatkan dukungan logistik bagi wilayah terdampak. Polri juga menyampaikan bahwa perkembangan operasi akan dirilis secara rutin agar masyarakat menerima informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipercaya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)










