- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
- Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu Baru, Ini Rekam Jejaknya
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
- Ketua DPRD Majalengka Dorong Perda Miras, Warga Diminta Aktif Melapor
- Kapolres Majalengka Bongkar Modus COD Miras, Warga Diminta Melapor
Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.

Keterangan Gambar : Tangerang 10K 2026 meningkatkan okupansi hotel di Kota Tangerang hingga rata-rata 78 persen, dengan 1.362 kamar terisi selama periode 12–13 September 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, TANGERANG - Gelaran Tangerang 10K 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga yang menarik ribuan peserta, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi di Kota Tangerang. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas usaha, termasuk perhotelan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan, penyelenggaraan Tangerang 10K memberikan dampak terhadap tingkat hunian hotel di Kota Tangerang. Peningkatan okupansi terlihat selama periode pelaksanaan kegiatan pada 12 hingga 13 September 2026.
"Okupansi hotel mengalami peningkatan sebesar 30 persen selama periode Tangerang 10K," ujar Boyke, Senin (14/9/26).
Baca Lainnya :
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
Berdasarkan data Disbudpar Kota Tangerang, sebanyak 1.362 kamar hotel terisi dari total 1.741 kamar yang tersedia. Angka tersebut membuat rata-rata tingkat okupansi hotel mencapai sekitar 78 persen selama periode Tangerang 10K.
“Sejumlah hotel bahkan mencatat tingkat hunian yang sangat tinggi. Golden Tulip Essential mencapai okupansi 100 persen, Pakons Prime Hotel 99 persen, Fikaroom 94 persen, Yellow Bee Tangerang 93 persen, dan Fave Hotel Hasyim Ashari 87,5 persen,” ungkapnya.
Sementara itu, tingkat okupansi juga tercatat di sejumlah hotel lainnya, yakni Omar Hotel sebesar 84 persen, Novotel Tangerang 81,57 persen, dprimahotel 79,11 persen, Days and Suites Hotel 77,97 persen, Howard Johnson by Wyndham Tangerang 75 persen, Grand Serpong Hotel 40 persen, serta Narita Hotel 38,73 persen.
Menurut Boyke, tingginya okupansi hotel menunjukkan bahwa event olahraga dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas pariwisata dan ekonomi daerah. Peserta yang datang dari luar Kota Tangerang membutuhkan akomodasi, konsumsi, transportasi, serta berbagai layanan pendukung lainnya selama berada di Kota Tangerang.
"Ini menjadi salah satu bukti bahwa event yang digelar di Kota Tangerang dapat memberikan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi. Kami berharap semakin banyak kegiatan berskala regional maupun nasional yang diselenggarakan di Kota Tangerang sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat dan pelaku usaha," tutup Boyke.(Tus)

.jpg)









