- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Sekda Barito Utara Buka Pelatihan Pencegahan Stunting 2025

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Drs. H. Ardian, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara secara resmi membuka Pelatihan Aksi Cegah Stunting yang diikuti para tenaga kesehatan dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, dr. Arief Budiarto, Sp.A(K) dan dr. Artawan, Sp.A., M.Biomed, yang berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang upaya menekan angka stunting sejak dini.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga cermin masa depan bangsa. Kondisi gizi kronis ini, kata beliau, bisa menghambat tumbuh kembang anak serta memengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari keluarga, desa, hingga kecamatan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian serius pada seribu hari pertama kehidupan anak, karena masa itulah pondasi tumbuh kembang yang menentukan generasi selanjutnya.
“Saya berharap seluruh peserta pelatihan menjadi agen perubahan, yang mampu mengedukasi masyarakat dan mengawal kebijakan agar setiap anak tumbuh sehat dan cerdas,” lanjutnya.
Sebelum menutup sambutan, Sekda memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia berharap hasil dari pelatihan ini tidak berhenti di ruangan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama menuju Barito Utara bebas stunting.
(A)


.jpg)

.jpg)











