- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
Sanjak Kecil Anak Negri Bayangan Kelam Negeri Hempaskan Korupsi Indonesia Bangkit Indonesia Bangga

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Terhenyak dan terpaku saat Tuty Qomar yati sampaikan bait demi bait bertajuk perangi korupsi, tegas lugas dihantarkan dalam forum seminar pengelolaan anggaran desa yang digelar oleh LP-KPK Komcab Blitar di hotel grand mansion 2 Kanigoro pada Selasa (12/11/24)" BAYANG KELAM NEGERI "
Korupsi, engkau datang bagai bayang yang fana,
Menggerogoti sendi, menelan terang di negeri,
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
Bagai racun yang merayap tanpa rupa,
Kau tanam ketakutan dan hilangkan nurani.
Di setiap sudut bangsa kau bercokol tak terhitung,
Menjaring harapan, mengubur semangat dalam lelah,
Mengubah impian jadi sekadar simbol kosong,
Menggadai masa depan tanpa sisa amanah.
Dari kursi tinggi yang megah dan dingin,
Hingga jalan kecil di bawah bayang mentari,
Kebenaran sering dijual tanpa segel kejujuran,
Demi kepentingan sesaat yang curang dan picik hati.
Padahal tanah ini rindu pada cahaya lurus,
Pada pemimpin teguh yang bersih dan tak gentar,
Yang melangkah tanpa goyah walau arus menderu,
Menjaga amanat, setia hingga akhir perjalanan.
Namun lihatlah, perubahan tak perlu dinanti,
Ia bermula di hati kecil yang berani menolak iri,
Dari nurani jujur yang tak goyah walau diuji,
Saat janji pada diri tetap terjaga tanpa kompromi.
Menolak segala yang licik dan penuh goda,
Menghargai kebenaran walau jalan sendiri,
Berkata tidak pada tipu dan harta semu,
Menempuh hidup lurus, teguh hingga akhir nanti.
Anak negeri, bangunlah dari tidur panjang,
Jangan biarkan hatimu ternoda nafsu palsu,
Integritas adalah harta yang paling mulia,
Penjaga amanah untuk negeri yang bersih dan jujur.
Karena hanya dengan hati teguh dan setia diri,
Kita bisa menentang arus kelam penuh tipu daya,
Membangun masa depan dengan langkah berani,
Menghapus bayang kelam, demi Indonesia raya.
Dalam pesan Tuti yang telah usai mengemban tugas sebagai ASN selama 33 tahun, pemberantasan korupsi hanya bisa dilakukan jika masing - masing punya komitmen dan etika moral tinggi, memberangus korupsi memang tak semudah membalikan telapak tangan.
Semua pihak termasuk insan birokrasi, media, LSM dan semua komponen yang ada harus berani melawan arus derasnya prilaku korupsi. (za/mp)














