- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Rapat TPPS Tingkat Kabupaten Barito Utara Di Gelar

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Penjabat (Pj.) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, secara resmi membuka Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten tahun 2024 di ruang rapat C kantor Setda, Muara Teweh. Rabu (04/12/2024)
Dalam sambutannya, Pj. Bupati menekankan pentingnya Sinergi lintas sektor untuk menurunkan angka Stunting di Kabupaten Barito Utara.
Stunting merupakan salah satu isu Prioritas Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Baca Lainnya :
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
"Kabupaten Barito Utara telah menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dengan membentuk TPPS di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa,” ucap Muhlis.
Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Barito Utara telah mengalokasikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 111 anak yang terindikasi stunting sebagai langkah konkret mempercepat penurunan stunting.
Upaya ini sejalan dengan Program Strategis Nasional, yaitu penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah untuk meningkatkan gizi anak dan mengurangi Prevalensi Stunting.
Menurut data terbaru, angka Stunting di Kabupaten Barito Utara telah menurun dari 28,3% pada tahun 2021 menjadi 15,3% di tahun 2023.
"Pelaksanaan program ini membutuhkan kerjasama yang Konvergen dari berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, Pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan Insan Media," tegasnya.
Di akhir sambutannya, Pj. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah maupun swasta, untuk aktif berperan dalam mengatasi stunting.
Dia berharap Kolaborasi yang kuat dapat mendukung survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang sedang berlangsung untuk mencapai target penurunan Prevalensi Stunting sesuai harapan.
Acara ditutup dengan penyerahan Program Makan Tambahan (PMT) oleh Pj. Bupati Barito utara di dampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati secara simbolis dan dilanjutkan dengan rembuk Stunting.
(A)


.jpg)

.jpg)










