- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
Rapat TPPS Tingkat Kabupaten Barito Utara Di Gelar

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Penjabat (Pj.) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, secara resmi membuka Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten tahun 2024 di ruang rapat C kantor Setda, Muara Teweh. Rabu (04/12/2024)
Dalam sambutannya, Pj. Bupati menekankan pentingnya Sinergi lintas sektor untuk menurunkan angka Stunting di Kabupaten Barito Utara.
Stunting merupakan salah satu isu Prioritas Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
"Kabupaten Barito Utara telah menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dengan membentuk TPPS di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa,” ucap Muhlis.
Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Barito Utara telah mengalokasikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 111 anak yang terindikasi stunting sebagai langkah konkret mempercepat penurunan stunting.
Upaya ini sejalan dengan Program Strategis Nasional, yaitu penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah untuk meningkatkan gizi anak dan mengurangi Prevalensi Stunting.
Menurut data terbaru, angka Stunting di Kabupaten Barito Utara telah menurun dari 28,3% pada tahun 2021 menjadi 15,3% di tahun 2023.
"Pelaksanaan program ini membutuhkan kerjasama yang Konvergen dari berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, Pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan Insan Media," tegasnya.
Di akhir sambutannya, Pj. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah maupun swasta, untuk aktif berperan dalam mengatasi stunting.
Dia berharap Kolaborasi yang kuat dapat mendukung survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang sedang berlangsung untuk mencapai target penurunan Prevalensi Stunting sesuai harapan.
Acara ditutup dengan penyerahan Program Makan Tambahan (PMT) oleh Pj. Bupati Barito utara di dampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati secara simbolis dan dilanjutkan dengan rembuk Stunting.
(A)










.jpg)






