- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Pj Bupati Tangerang Tinjau Banjir di Kecamatan Tigaraksa

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Pj Bupati Tangerang Andi Ony meninjau banjir di Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa. Rabu, (13/11/24).
Di sela-sela kunjungannya, Pj Andi Ony mengungkapkan, banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa terjadi karena curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang menyebabkan meluapnya Sungai Cimanceuri dan Cipayaeun.
"Curah hujan tinggi disertai angin membuat tidak tertampungnya air Sungai Cimanceuri dan Cipayaeun dan menyebabkan banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa. Ada 8 desa terdampak dengan ketinggian air antara 50 cm sampai dengan 1 meter lebih," ungkap Pj Andi Ony.
Baca Lainnya :
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia

Menurut dia, ada sekitar 347 rumah warga dan 1.000 jiwa di 8 desa/kelurahan yang terdampak langsung akibat banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tigaraksa.
"Pemerintah daerah, melalui kecamatan, BPBD, Dinas Kesehatan, OPD terkait dan Puskesmas telah memberikan bantuan sembako, beras, makanan cepat saji dan obat-obatan," tuturnya.
Dia meminta pihak kecamatan, dinas kesehatan, BPBD, perangkat daerah terkait dan seluruh masyarakat untuk terus memonitor wilayahnya terhadap segala kemungkinan bencana alam dan penyakit akibat tingginya curah hujan yang disertai angin kencang. Semua pihak harus saling bersinergi dan berkolaborasi menyiapkan berbagai antisipasi serta penanggulangan dini terhadap bencana alam dan penyakit.
"Para camat, dinas kesehatan, BPBD, dinas terkait untuk cepat tukar informasi, saling bersinergi dan berkolaborasi. Siapkan antisipasi dan penanggulangan dini terhadap segala bencana alam yang terjadi, khususnya banjir, tanah longsor dan wabah penyakit," pintanya.
Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapai musim hujan yang tinggi yang disertai angin kencang.

Sementara itu, Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied mengatakan banjir di Kecamatan Tigaraksa terjadi curah hujan yang tinggi dan angin kencang pada hari Senin (11/11/24) menyebabkan 8 desa di wilayahnya mengalami banjir.
"Delapan desa yang mengalami banjir itu antara lain, Desa Margasari, Kelurahan Kaduagung, Matagara, Pasirnangka, Pematang, Cisereh, Pasirbolang dan Tigaraksa," ungkapnya.
Menurut dia, pihaknya bersama dinas instansi terkait telah melakukan penanganan jangka pendek terhadap para warga yang terdampak banjir dan terus melakukan monitoring, khususnya di 8 wilayah terdampak. ** (Nan)

















