- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Sosialisasi Digital BPJS Ketenagakerjaan Lewat Zoom, Dwi Paparkan Manfaat Program Lapak Asik
- Bupati Blitar Dorong Pelestarian Wisata Budaya Jamasan Gong Kyai Pradah 2026
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan Kiai Maman Imanulhaq Gelar Acara Ketupat Lebaran

Keterangan Gambar : Pondok Pesantren Al Mizan di Jatiwangi, Majalengka mengelar tradisi "Lebaran Ketupat "
MEGAPOLITANPOS.COMJawa.Barat, Majalengka,- Pondok Pesantren Al Mizan di Jatiwangi, Majalengka mengelar tradisi "Lebaran Ketupat " yang dihadiri ratusan jemaah dari berbagai pelosok daerah, di wilayah, Jawa Barat, Sabtu (29/04/2023).
Berdasarkan hasil pantauan langsung tampak terlihat ratusan jamaah itu sudah mulai berdatangan ke Ponpes Al Mizan sejak pagi seperti dari Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka, Sumedang dan Bandung.
“Oleh sebab itu kita sengaja membuat tradisi setelah semua jamaah melaksanakan puasa sebulan penuh, dan kita rayakan di lebaran ketupat ini,” kata Pimpinan Ponpes Al Mizan Kiai Maman Imanulhaq ditemui wartawan pada acara Lebaran Ketupat, Sabtu 29 April 2023.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
Kiai Maman menyebutkan, kegiatan ini memang setiap tahunnya dilaksanakan dan sudah menjadi tradisi, terutama di pulau Jawa.
"Dalam tradisi ini kita bagi-bagi rezeki, karena kita ini daerah yang sangat melimpah hasil pertaniannya, makanya kita bagi-bagi rezeki pada semua jamaah ini," ucapnya.
"Kenapa kita bagi-bagi rezeki ini, karena di kita banyak hajatan, banyak syukuran, itu tanda bahwa tanah kita memang subur lahan pertaniannya. Terutama rezeki makanan ini dari jamaah untuk jamaah," ujarnya menambahkan.
" Hanya tahun kemarin saja, kita tidak melaksanakan tradisi lebaran ketupat ini karena terkendala dengan Covid-19,” pungkasnya. ** (Agit)
















