- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
Peringati Hari Santri Nasional ke 10 Pemerintah Tegaskan Peran Strategis Pesantren

MEGAPOLITANPOS.COM -Muara Teweh - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Barito Utara tahun 2025 dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, mewakili Bupati Barito Utara. Kegiatan dilaksanakan di halaman Masjid Raya Shiratal Mustaqin Muara Teweh, Rabu (22/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Muhlis membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Sekda menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mengenang perjuangan para ulama serta santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Baca Lainnya :
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
Tak lupa disampaikan ucapan belasungkawa mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Selain itu dalam amanat Kemenag RI tersebut juga menjelaskan, penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada lahirnya Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari pada 1945 yang menjadi pemantik semangat perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan. Dari resolusi tersebut lahirlah peristiwa heroik 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Peringatan Hari Santri tahun ini juga menjadi momen istimewa karena menandai satu dekade penetapan Hari Santri sejak tahun 2015. Dalam kurun waktu tersebut, peran pesantren dan santri semakin kuat di berbagai bidang kehidupan Bangsa.
Tema Hari Santri tahun 2025, MENGAWAL INDONESIA MERDEKA MENUJU PERADABAN DUNIA. menegaskan peran santri sebagai penjaga nilai kemerdekaan dan penggerak kemajuan bangsa.
Sekda Muhlis menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan bahasa oleh santri agar mampu berperan dalam era global.
Selain itu dalam amanat Menteri Agama juga disampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian terhadap dunia pesantren, antara lain melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Pesantren, serta berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis bagi santri.
Kemenag RI juga berpesan Santri tidak hanya harus menguasai kitab kuning, tetapi juga teknologi dan sains. Dunia digital adalah medan dakwah baru bagi para santri.
“Selamat Hari Santri 2025. Mari kita kawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” tutup Sekda Muhlis.
Kegiatan peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Barito Utara diakhiri dengan ajakan untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan meneladani perjuangan para ulama serta santri terdahulu, serta dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba kepada Santri yang memenangkan berbagai lomba pada kegiatan perlombaan sebelumnya.
(A)














