Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa

By Redaksi 02 Nov 2026, 20:42:06 WIB DPRD
Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan,  Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Peredaran narkotika yang diduga telah menjangkau sejumlah wilayah desa di Kabupaten Barito Utara menjadi perhatian serius anggota DPRD setempat, Ardianto.


Politisi Partai Demokrat tersebut menilai, persoalan narkoba membutuhkan kepedulian bersama karena dampaknya tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Baca Lainnya :


Hal itu disampaikannya dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), organisasi kemasyarakatan, serta mitra strategis penggiat dan relawan antinarkoba di ruang rapat DPRD Barito Utara, Senin (02/11/2026).


Dalam forum tersebut, Ardianto mengungkapkan informasi yang diterimanya mengenai dugaan besarnya perputaran uang dari aktivitas peredaran narkoba di daerah.


Berdasarkan informasi yang disampaikannya, seorang pengedar narkoba diperkirakan dapat memperoleh omzet sekitar Rp7 juta hingga Rp9 juta dalam sehari.


Menurutnya, angka tersebut baru berasal dari satu orang pengedar. Ia menduga masih terdapat pelaku lain yang memperoleh pasokan dari jaringan tertentu.


Namun, informasi mengenai omzet tersebut merupakan keterangan yang disampaikan Ardianto dalam hearing dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.


Ia juga menceritakan pernah mencoba menghubungi seorang kepala desa di daerah pemilihannya, Kecamatan Teweh Selatan, untuk menyampaikan persoalan dugaan peredaran narkoba. Akan tetapi, menurutnya, tidak ada konfirmasi lanjutan setelah laporan tersebut disampaikan.


Ardianto menilai kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap persoalan narkoba harus dibangun secara serius, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat luas.


Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah rekan terkadang melakukan patroli malam di beberapa lokasi untuk memantau situasi sekaligus menggali informasi terkait dugaan peredaran narkoba di lingkungan desa.


"Kepedulian terhadap persoalan narkoba harus dimulai dari lingkungan masyarakat. Jangan bersikap acuh tak acuh. Persoalan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.


Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu upaya pencegahan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta penyampaian informasi kepada pihak berwenang.


Sekali lagi dia menegaskan, pemberantasan narkoba bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas.


Melalui sinergi tersebut, ia berharap upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Barito Utara dapat semakin kuat serta mampu melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

(A)




  • Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran

    🕔21:59:43, 02 Nov 2026
  • Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba

    🕔21:57:15, 02 Nov 2026
  • Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran

    🕔21:28:19, 02 Nov 2026
  • Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya

    🕔23:15:34, 02 Nov 2026
  • Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial

    🕔23:12:36, 02 Nov 2026