- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barito Utara, Yaser Arafat, membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I Organisasi Masyarakat Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Barito Utara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bappeda Muara Teweh, Senin (26/01/2026).
Dalam sambutannya, Yaser menyatakan Ormas Pasukan Merah TBBR merupakan bagian dari organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam pelestarian adat dan budaya Dayak di Barito Utara. Menurut dia, organisasi tersebut juga menjadi saluran aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.
“Keberadaan Pasukan Merah TBBR menjadi penghubung antara suara masyarakat dan pemerintah, khususnya terkait program kerja, kebijakan, serta konsolidasi internal organisasi,” kata Yaser.
Baca Lainnya :
Ia menilai Rapimda I memiliki arti strategis karena menjadi forum konsolidasi dan evaluasi organisasi, sekaligus perumusan langkah dan arah kebijakan TBBR ke depan. Forum ini juga diharapkan dapat menyelaraskan visi dan misi organisasi dalam memperjuangkan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Dayak.
Yaser menambahkan, sebagai organisasi yang lahir dari adat dan budaya, Tariu Borneo Bangkule Rajakng memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat persatuan masyarakat adat, serta berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah daerah, kata dia, berharap Rapimda I TBBR dapat menghasilkan keputusan yang bijaksana dan melahirkan program kerja yang terarah, terukur, serta dapat dilaksanakan secara nyata.
Selain itu, TBBR diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Barito Utara.
Rapimda I Ormas Pasukan Merah TBBR Kabupaten Barito Utara tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota organisasi dari berbagai wilayah di Barito Utara.
(A)














