- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Pemkab Asahan Peringati Hari Otonomi Daerah ke XXVII

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXVII Tahun 2023.
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Hari ini, Sabtu (29/04/2023), Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXVII Tahun 2023. Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Asahan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si dan diikuti oleh Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Mewakili Kajari Asahan, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, OPD dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.
Pada amanatnya Wakil Bupati mengatakan, tujuan dilaksanakannya Otonomi Daerah adalah untuk mendesentralisasikan sebagian kewenangan, sejatinya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.
"Otonomi Daerah telah memberikan dampak positif, dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan Fiskal Daerah", ucapnya.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Lebih lanjut Wakil mengatakan, Pemerintah Pusat menargetkan Tahun 2023 angka Stunting anak turun menjadi 17 persen secara nasional.
"Untuk itu kita harus bersama-sama mengambil langkah strategis dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Asahan. Dukungan dari seluruh Unsur Forkopimda dan masyarakat mutlak diperlukan dalam upaya penanganan stunting secara komprehensif, tepat sasaran dan berkelanjutan", ungkapnya.
Tak lupa Wakil Bupati mengatakan, melalui momentum yang baik ini, saya mengajak seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Asahan untuk berdoa bersama, agar apa yang menjadi tujuan Otonomi Daerah sebagaimana filosofi pembentukannya dapat terwujud.
"Kita semua mampu menjaga stabilitas harga sehingga tidak terjadi inflasi yang dapat memberatkan rakyat. Kunci yang utama untuk mencapai itu adalah pada unsur Sumber Daya Manusia, terutama ASN yang berintegritas, profesional, kompeten dan dapat bekerjasama secara kolaboratif", tandasnya. (DS)









.jpg)







