- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
Pemerintah Kabupaten Barito Utara Ikuti Peluncuran Indikator Monitoring Centre For Prevention (MCP) Tahun 2025

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti acara peluncuran Indikator Monitoring Centre for Prevention (MCP) Tahun 2025 melalui Zoom, kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. bertempat di Ruang Rapat Lantai I Setda Barito Utara, Rabu (05/03/2025)
Kegiatan rapat yang diikuti oleh Inspektur Kabupaten Barito Utara, Kepala Diskomifosandi, Kepala BKPSDM, dan beberapa kepala perangkat lainnya serta undangan terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kemendagri, Sang Made Mahendra Jaya menyampaikan bahwa MCP yang sudah mulai berjalan sejak tahun 2018 tersebut merupakan Implementasi pelaksanaan Korporasi dan Sinergi antara KPK, BPKP dan Kementerian Dalam Negeri, dalam upaya meningkatkan tata kelola Pemerintahan Daerah, agar semakin baik dan berdampak Positif untuk percepatan terwujudnya Ekosistem pencegahan anti Korupsi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
“Harapannya MCP yang kini dilaksanakan dapat menghasilkan hasil yang pararel dengan yang ada di lapangan. Jangan sampai MCP Skor nilainya tinggi namun berbeda dengan kenyataan yang ada di lapangan." Harap Irjen Kemendagri.
Pada Kesempatan ini pula dia menyampaikan dari 415 Kabupaten, Kabupaten Barito Utara masuk dalam daftar Daerah yang telah menetapkan anggaran pengawasan sesuai dengan Permendagri 15 Tahun 2024.
Dikegiatan yang sama Pimpinan KPK RI Setyo Budiyanto dalam arahannya menyampaikan bahwa Pencegahan yang paling Efektif adalah penindakan.
Menurut Budi, pencegahan yang bersifat Preventif seringkali dianggap hal yang sepele.
Oleh karena itu, penindakan merupakan pencegahan yang paling efektif karena bersifat Represif.
Pimpinan KPK RI ini juga menjelaskan bahwa Pencegahan Korupsi bukan hanya penegakan hukum tapi menjalar ke segala hal dan berhubungan dengan berbagai pihak
Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention dibuka secara simbolis dengan meniup pluit oleh Pimpinan KPK RI, Deputi Bidang Korsup KPK RI, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, serta Inspektur Jenderal Kemendagri.
(A)










.jpg)






