- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
Pemerintah Kabupaten Barito Utara Ikuti Peluncuran Indikator Monitoring Centre For Prevention (MCP) Tahun 2025

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti acara peluncuran Indikator Monitoring Centre for Prevention (MCP) Tahun 2025 melalui Zoom, kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. bertempat di Ruang Rapat Lantai I Setda Barito Utara, Rabu (05/03/2025)
Kegiatan rapat yang diikuti oleh Inspektur Kabupaten Barito Utara, Kepala Diskomifosandi, Kepala BKPSDM, dan beberapa kepala perangkat lainnya serta undangan terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kemendagri, Sang Made Mahendra Jaya menyampaikan bahwa MCP yang sudah mulai berjalan sejak tahun 2018 tersebut merupakan Implementasi pelaksanaan Korporasi dan Sinergi antara KPK, BPKP dan Kementerian Dalam Negeri, dalam upaya meningkatkan tata kelola Pemerintahan Daerah, agar semakin baik dan berdampak Positif untuk percepatan terwujudnya Ekosistem pencegahan anti Korupsi.
Baca Lainnya :
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
“Harapannya MCP yang kini dilaksanakan dapat menghasilkan hasil yang pararel dengan yang ada di lapangan. Jangan sampai MCP Skor nilainya tinggi namun berbeda dengan kenyataan yang ada di lapangan." Harap Irjen Kemendagri.
Pada Kesempatan ini pula dia menyampaikan dari 415 Kabupaten, Kabupaten Barito Utara masuk dalam daftar Daerah yang telah menetapkan anggaran pengawasan sesuai dengan Permendagri 15 Tahun 2024.
Dikegiatan yang sama Pimpinan KPK RI Setyo Budiyanto dalam arahannya menyampaikan bahwa Pencegahan yang paling Efektif adalah penindakan.
Menurut Budi, pencegahan yang bersifat Preventif seringkali dianggap hal yang sepele.
Oleh karena itu, penindakan merupakan pencegahan yang paling efektif karena bersifat Represif.
Pimpinan KPK RI ini juga menjelaskan bahwa Pencegahan Korupsi bukan hanya penegakan hukum tapi menjalar ke segala hal dan berhubungan dengan berbagai pihak
Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention dibuka secara simbolis dengan meniup pluit oleh Pimpinan KPK RI, Deputi Bidang Korsup KPK RI, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, serta Inspektur Jenderal Kemendagri.
(A)


.jpg)













