- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
Pastikan Berfungsi Baik, Pj Wali Cek IPA Sitanala

Keterangan Gambar : Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, meninjau gedung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sitanala
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, meninjau gedung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sitanala yang belum lama diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota Tangerang dari Kementerian PUPR.
Nurdin, menyebut, tinjauan yang dilakukan bersama dengan jajaran Perumda Tirta Benteng bertujuan untuk melihat sejauh mana operasional dari IPA Sitanala yang memiliki kapasitas 500 Liter/detik.
"Kita melihat IPA sudah berfungsi dengan baik, namun masih butuh beberapa sentuhan perapihan agar semakin paripurna," ujar Pj Wali Kota, saat melakukan tinjauan di IPA Sitanala, Kecamatan Neglasari, Rabu (03/01/2024).
Baca Lainnya :
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
Secara khusus, Nurdin, menjabarkan, saat ini IPA Sitanala telah siap beroperasi untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat yang ditunjang dengan sistem pemantauan elektronik Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA).
"Jadi semua kegiatan bisa terpantau dengan menggunakan sistem yang ada," beber Pj Wali Kota.
Lebih lanjut, Pj Wali Kota, menjelaskan, dengan adanya SCADA di IPAL Sitanala akan menambah efektivitas kerja pegawai dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap mekanisme dan juga perangkat yang mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat.
"Nanti akan dikoneksikan dengan perangkat android, jadi kapanpun dimanapun bisa dilakukan pemantauan," tukas Nurdin.
Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan, Yeti Rohaeti, menambahkan IPA Sitanala juga akan sarana untuk melayani sebanyak 51.000 SR yang merupakan hibah pelanggan dari PDAM Tirta Kerta Raharja.
"Targetnya akan melayani pada bulan Juli 2024 mendatang," tutup Yeti yang juga selaku Dewan Pengawas Perumda Tirta Benteng. ** (Jhn)

.jpg)


.jpg)


.jpg)





