- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Optimis Capai Target 2023, LPDB-KUMKM Jaga Integritas dan Pelayanan Prima

Megapolitanpos.com, Jakarta- Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mengaku optimis dengan target penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,8 triliun yang ditetapkan oleh pemerintah sepanjang tahun 2023.
Hal ini disampaikan Supomo saat kegiatan Pengarahan Direktur Utama LPDB-KUMKM dan Silaturahmi jelang Ramadan 1444 Hijriah dengan seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM di Jakarta, Selasa (21/3/2023).
"Menginjak tahun 2023 ini, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai LPDB-KUMKM atas kinerja yang telah dilakukan selama ini. LPDB-KUMKM sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah terus diberikan amanah untuk melayani dan melakukan penyaluran dana bergulir kepada koperasi di seluruh Indonesia, dan di tahun 2023 ini kami optimis dengan target penyaluran dana bergulir yang diberikan sebesar Rp1,8 triliun," ungkap Supomo.
Baca Lainnya :
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
Supomo menegaskan, amanah penyaluran dana bergulir tentunya harus diemban dengan rasa tanggung jawab, profesional, dan juga memegang teguh integritas.
"Pelayanan prima kepada para mitra maupun calon mitra merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi LPDB-KUMKM. Setiap pegawai diwajibkan untuk memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan responsif dalam menangani permintaan maupun saran dari para mitra ataupun calon mitra. Selalu berikan solusi yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan mitra dengan tetap memperhatikan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan," kata Supomo.
Selain itu, Supomo juga meminta kepada seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM untuk menjunjung tinggi integritas, sebab hal itu sangat penting bagi LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan dari pemerintah.
"Jangan sampai ada tindakan yang merugikan mitra atau LPDB-KUMKM. Setiap pegawai LPDB-KUMKM diharapkan selalu menjalankan tugas dengan profesional. Selalu tingkatkan kompetensi dan pengetahuan mengenai dunia perbankan dan keuangan, serta selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam industri koperasi usaha mikro kecil dan menengah," tambah Supomo.
Kemudian, lanjut Supomo yang tidak kalah penting adalah melakukan kolaborasi antar pegawai dalam menjalankan tugas di LPDB-KUMKM. "Setiap pegawai harus mampu bekerja sama dengan rekan kerja, baik di dalam maupun di luar unit kerja. Selalu berikan dukungan dan bantuan apabila dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien," papar Supomo.
Selain itu, Supomo menegaskan, hadirnya bulan Ramadan bisa menjadi refleksi dan muhasabah diri baik dalam perilaku, pekerjaan, ataupun keluarga.
"Dengan hadirnya bulan Ramadan ini saya juga ingin mengajak seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kita harus selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah agar kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terlebih saat ini pemerintah tengah menyusun aturan baru terkiat koperasi," paparnya.(ASl/Red/MP).




.jpg)












