- ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah.
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Tak Hanya Narkoba, Gun Sriwitanto Usulkan Edukasi Bahaya Judi Online Pada Sekolah dan Masyarakat
- Gun Sriwitanto Dorong Barito Utara Wujudkan Program BERSINAR
- Kapolri Nonaktifkan Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anggota, Ini Penyebabnya
- Patih Herman Dorong Edukasi Bahaya Narkoba Masuk Sekolah, Generasi Muda Jadi Perhatian
- Patih Herman Tegaskan Dukungan DPRD terhadap Anggaran Program Pemberantasan Narkoba
- Patih Herman Soroti Masifnya Peredaran Narkoba di Barito Utara, Apresiasi Kinerja Polres
Optimis Capai Target 2023, LPDB-KUMKM Jaga Integritas dan Pelayanan Prima

Megapolitanpos.com, Jakarta- Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mengaku optimis dengan target penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,8 triliun yang ditetapkan oleh pemerintah sepanjang tahun 2023.
Hal ini disampaikan Supomo saat kegiatan Pengarahan Direktur Utama LPDB-KUMKM dan Silaturahmi jelang Ramadan 1444 Hijriah dengan seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM di Jakarta, Selasa (21/3/2023).
"Menginjak tahun 2023 ini, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai LPDB-KUMKM atas kinerja yang telah dilakukan selama ini. LPDB-KUMKM sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah terus diberikan amanah untuk melayani dan melakukan penyaluran dana bergulir kepada koperasi di seluruh Indonesia, dan di tahun 2023 ini kami optimis dengan target penyaluran dana bergulir yang diberikan sebesar Rp1,8 triliun," ungkap Supomo.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Bangun Kedaulatan Ekonomi, Menkop Dorong Kolaborasi Cendekiawan dan Koperasi
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera
Supomo menegaskan, amanah penyaluran dana bergulir tentunya harus diemban dengan rasa tanggung jawab, profesional, dan juga memegang teguh integritas.
"Pelayanan prima kepada para mitra maupun calon mitra merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi LPDB-KUMKM. Setiap pegawai diwajibkan untuk memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan responsif dalam menangani permintaan maupun saran dari para mitra ataupun calon mitra. Selalu berikan solusi yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan mitra dengan tetap memperhatikan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan," kata Supomo.
Selain itu, Supomo juga meminta kepada seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM untuk menjunjung tinggi integritas, sebab hal itu sangat penting bagi LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan dari pemerintah.
"Jangan sampai ada tindakan yang merugikan mitra atau LPDB-KUMKM. Setiap pegawai LPDB-KUMKM diharapkan selalu menjalankan tugas dengan profesional. Selalu tingkatkan kompetensi dan pengetahuan mengenai dunia perbankan dan keuangan, serta selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam industri koperasi usaha mikro kecil dan menengah," tambah Supomo.
Kemudian, lanjut Supomo yang tidak kalah penting adalah melakukan kolaborasi antar pegawai dalam menjalankan tugas di LPDB-KUMKM. "Setiap pegawai harus mampu bekerja sama dengan rekan kerja, baik di dalam maupun di luar unit kerja. Selalu berikan dukungan dan bantuan apabila dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien," papar Supomo.
Selain itu, Supomo menegaskan, hadirnya bulan Ramadan bisa menjadi refleksi dan muhasabah diri baik dalam perilaku, pekerjaan, ataupun keluarga.
"Dengan hadirnya bulan Ramadan ini saya juga ingin mengajak seluruh insan pegawai LPDB-KUMKM untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kita harus selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah agar kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terlebih saat ini pemerintah tengah menyusun aturan baru terkiat koperasi," paparnya.(ASl/Red/MP).


.jpg)
.jpg)












