- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya

Keterangan Gambar : Poto istimewa
MEGAPOLITANPOS COM, Jakarta,– Komitmen Bank Jakarta dalam mendorong akselerasi transaksi non tunai sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan kembali diwujudkan melalui dukungan sistem pembayaran pada kegiatan Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 yang diselenggarakan Perumda Pasar Jaya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 9–10 Maret 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, menghadirkan berbagai tenant kuliner, fashion, hingga aktivitas sosial yang menyasar generasi muda dan masyarakat umum.
Partisipasi Bank Jakarta dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi ekosistem pembayaran digital di ruang-ruang ekonomi rakyat, khususnya dalam kegiatan bazar dan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Lainnya :
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
Melalui penyediaan fasilitas transaksi non tunai, Bank Jakarta mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran digital yang aman, praktis, dan transparan.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, dalam keterangan resminya pada Senin (9/3), menyampaikan bahwa keterlibatan Bank Jakarta dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran digital di berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
“Bank Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem transaksi non tunai yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Jakarta. Melalui dukungan sistem pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM,” ujar Agus.
Ia menambahkan, digitalisasi transaksi tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, tetapi juga membantu pelaku UMKM meningkatkan efisiensi pencatatan keuangan, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat transparansi transaksi.
Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 sendiri digelar sebagai ruang interaksi ekonomi dan sosial yang menghadirkan berbagai tenant makanan dan minuman, produk fashion dari mitra Pasar Jaya, program tebus sembako dengan harga terjangkau, hingga hiburan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Konsep acara ini juga menekankan kolaborasi antara pelaku UMKM, hiburan, serta kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, yang bertujuan memperkuat peran pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang adaptif dan inklusif.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menegaskan bahwa kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat.
“Kehadiran Bank Jakarta pada kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sistem pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan layanan keuangan formal dan transaksi digital secara bijak,” jelas Arie.
Menurutnya, kegiatan bazar yang melibatkan pelaku UMKM, komunitas, serta masyarakat luas menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan berbagai layanan perbankan digital sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan terpercaya.
Melalui dukungan tersebut, Bank Jakarta berharap sinergi antara sektor perbankan dan pengelola pasar dapat terus diperkuat dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis digital, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM serta menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial selama Ramadan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















